Wednesday, October 11, 2017

Usaha Kuliner dengan Modal Kecil

Bisnis Kuliner merupakan peluang usaha yang nggak bakal ada matinya. Karena bentuk usaha kuliner apapun yang anda tawarkan, insyaAllah akan selalu laku selama manusia masih membutuhkan pangan.

Usaha Kuliner dengan Modal Kecil

Dengan catatan produk anda benar–benar memberi manfaat dan solusi untuk konsumen.

Banyak orang seringkali meremehkan profit–profit yang kelihatan receh dari usaha makanan ini.

Wajar, bisa jadi karena kondisi kita yang terbiasa dengan gaji pasti di akhir atau awal bulan.

Walaupun  nggak sekeren kerja kantoran, saya percaya peluang usaha kuliner yang akan kita bahas kali ini bakal menghasilkan keuntungan lumayan misal dikelola dengan serius.

Bagi anda yang benar–benar sedang ingin membangun usaha kuliner, sebaiknya simak kiat sukses menjadi pengusaha kuliner berikut ini.

Kiat Sukses dalam Memulai Bisnis Kuliner


Jika ingin sukses dalam berbisnis kuliner, pertama yang harus kita pahami adalah bisnis ini bukanlah bisnis satu malam jadi.

Maksudnya, dibutuhkan waktu, ketekunan serta manajemen yang baik seandainya ingin benar – benar sukses atau minimal usaha kuliner anda mampu bertahan dalam waktu yang lama.

Anda bisa belajar dan melihat pebisnis kuliner di sekitar anda, biasanya mereka adalah pemain lama yang sudah mempunyai pelanggan tetap lalu ditunjang dengan keuletannya masing – masing.

Untuk itu, anda perlu membuat persiapan dan perencanaan agar usaha kuliner anda berjalan dengan baik.

Perhatikan beberapa poin berikut.

1. Bangun Kepercayaan Calon Pelanggan dengan Menjamin Mutu Produk yang Anda Jual


Alasan terbesar seseorang mau balik nongkrong ke warung tempat dia beli bakso kemarin sore adalah citarasa, betul? Pun begitu sebaliknya.

Sebagai orang baru di dunia bisnis kuliner, membangun reputasi adalah wajib.

Caranya bagaimana?

Berhubung anda jualan makanan, jelas cara yang paling ampuh adalah citarasa.

Selain itu, jangan lupa untuk terus jujur dalam melakukan proses produksi seperti menghindari pemakaian zat–zat berbahaya.

Juga tidak menggunakan minyak goreng secara berulang ulang dan lain sebagainya.

2. Inovatif dalam Membuat Produk dan Pemasarannya


Banyaknya saingan atau kompetitor tidak akan pernah menutup peluang anda untuk terjun ke suatu usaha andaikan anda termasuk orang yang inovatif.

Sebagai contoh, anda sedang ingin membangun usaha warung kopi.

Menyediakan fasilitas wifi tentu sangat bagus untuk menarik minat pelanggan baru, terutama dari kalangan anak muda.

Syukur–syukur sediakan juga TV berbayar khusus sepakbola eropa yang mungkin nggak setiap akhir pekan tayang di stasiun TV lokal.

Walaupun sama–sama berjualan kopi, kedua contoh inovasi tersebut akan membuat warung kopi anda terasa lebih istimewa bagi pelanggan.

Di samping itu, anda juga bisa menciptakan usaha kuliner unik dengan mengembangkan inovasi yang sudah ada.

3. Jalin Hubungan Baik dengan Pelanggan dan Lingkungan Sekitar


Selain citarasa atau kwalitas makanan yang anda jual, ramahnya anda sebagai penjual merupakan faktor penting lainnya yang bisa mempengaruhi minat calon pelanggan.

Jangan pernah meremehkan cara kita dalam memperlakukan mereka, ini serius.

Saya pribadi sebagai konsumen, tentu lebih terkesan dengan penjual yang ramah & murah senyum daripada penjual yang menjual barangnya dengan gaya robot.

Dalam beberapa kasus, anda juga harus menjalin hubungan baik dengan lingkungan di mana tempat anda mendirikan lapak.

4. Berfikir Positif dan Pantang Menyerah


Kita tau, semua teori yang baru saja kita bahas di atas nggak selalu mudah dalam praktiknya.

Maka dari itu tunjang teori–teori tersebut dengan fikiran positif anda.

Buang jauh–jauh fikiran negatif yang masih jadi penghambat anda dalam memulai suatu usaha.

Setelah faham kiat suksesnya, berikut saya siapkan 5 contoh peluang usaha kuliner dengan modal kecil yang sangat menjanjikan.

Dan dua di antaranya termasuk jenis usaha kuliner yang paling laku.

1. Usaha Kuliner Keripik Talas


Gurih, renyah dan seluruh varian rasanya yang bikin ketagihan.

Itulah kesan saya saat pertama kali ngemil camilan yang berbahan dasar ubi talas ini.

Walaupun persaingan pasar bisnis keripik lumayan ketat.

Namun bukan berarti peluang bisnis ini sudah tertutup untuk anda mengingat permintaan pasar juga semakin meningkat.

Untuk menjadi produsen keripik talas, setidaknya anda harus menyiapkan perlatan dasar memasak keripik talas.

Seperti wajan penggorengan, kompor, baskom, juga plastik untuk kemasan.

Jika nggak mau ribet dengan itu semua, anda masih bisa mencari supplier keripik yang sudah jadi (produsen) untuk anda ajak bekerja sama.

Lalu peran anda hanya memasarkan dan mengambil untung dari hasil penjualannya.

2. Usaha Warung Kopi


Manfaatkan kegemaran masyarakat kita yang akrab akan budaya ngopi dengan membuka usaha kuliner warung kopi.

Jenis usaha satu ini sangat cocok dibuka di manapun, jika kita melihat segmen pasar yang begitu luas. Baik kota maupun desa, orang tua serta anak muda semua suka kopi.

Asal anda sedikit punya nyali untuk membuang jauh – jauh gengsi, warung kopi bisa jadi pilihan yang sangat tepat untuk memulai suatu usaha.

Adalah pak Bing, pemilik warung kopi angkringan di daerah Jl. Demak Surabaya yang kurang lebih sudah 7 tahun terakhir menekuni usaha tersebut.

Saat sepi, beliau mampu membawa pulang omzet kurang lebih 400-500rb hanya dalam satu malam, rentang waktu pukul 19:00 – 03.00 pagi. (Tahun 2016)

Biasanya, beliau menyimpan uang 250rb untuk ditabung dan sisanya diputar kembali untuk keperluan belanja atau kulakan seperti gula, mie instan, juga berbagai merk kopi saset tentunya.

Jika tidak memiliki modal yang banyak, bisa mencoba model jualan warung kopi angkringan ini.

3. Usaha Kuliner Katering Rumahan


Membaiknya ekonomi pasti berimbas pada meningkatnya daya beli masyarakat secara umum.

Dulu, usaha katering masih sepi peminat. Namun beda untuk saat ini di mana masyarakat lebih menyukai hal–hal instan, nggak mau ribet dan serba cepat.

Biasanya target pasar usaha katering ini sangat luas, mulai dari sekolah – sekolah, perkantoran yang kebetulan sedang mengadakan acara tertentu, hingga warga biasa yang mempunyai hajat seperti pernikahan.

Dalam menyiasati keterbatasan modal, anda bisa menggunakan sistem bayar di depan beberapa persen yang kemudian bisa anda gunakan untuk membeli bahan–bahan pokok pembuatan kuliner yang dipesan.

Bagaimana, tertarik terjun ke bisnis kuliner satu ini?

4. Usaha Kuliner Susu Kedelai


Susu kedelai merupakan produk herbal yang memiliki banyak kandungan gizi dan diklaim mampu menjaga kesehatan jantung serta mengurangi resiko diabetes.

Syaratnya harus diminum secara teratur tentunya.

Maka nggak heran kalau ternyata susu kedelai banyak digemari masyarakat luas, bahkan tidak sedikit yang fanatik dengan minuman satu ini.

Hanya dengan keluar modal kurang lebih 1 – 1,5 juta sebenarnya anda sudah bisa memulai usaha kuliner susu kedelai jika target pasarnya hanya warga sekitar saja.

Namun untuk jangkauan pasar yang lebih luas, misalnya sampai beberapa kecamatan atau lingkup kabupaten, setidaknya anda harus menyiapkan modal minimal Rp. 5 juta.

5. Usaha Kuliner Abon Ikan Lele


Tidak selamanya abon berbahan dasar daging sapi.

Beberapa daerah di jawa timur bahkan banyak yang mengembangkan bisnis abon ini dengan mengganti bahan dasar yang dulunya hanya daging sapi saja, sekarang bisa kita temui banyak varian lain seperti udang dan gurami.

Inovasi abon ikan lele sendiri datang dari Ibu Kartinah seperti dilansir situs bukausahayuk.com. (17/09/16)

Beliau memanfaatkan ikan lele sortiran dari kolam lele usaha suaminya yang kebetulan tidak terdistribusikan lalu diolahnya menjadi abon.

Tidak disangka abon lele buatannya justru dapat respon yang baik dari konsumen, sejak itulah Ibu Kartinah mulai serius memproduksi abon lele.

Bagi anda yang minat berbisnis abon, nggak ada salahnya untuk mencoba inovasi bisnis ini.

Selain teksturnya yang lebih lembut, bahan baku lele lebih murah dan gampang didapatkan.

Mulailah dari Sekarang
Usaha apapun yang hendak anda jalankan, sebrilian apapun ide usaha yang telah anda dapatkan misal tanpa ada ada satupun yang bisa anda mulai, maka akan percuma.

Memang benar, berwirausaha selalu berat dalam memulai.

Namun jika anda sudah action dan mengeksekusinya, berbagai jalan insyaAllah akan segera terbuka dengan sendirinya.

Semoga bermanfaat. Salam.

Artikel Terkait

Hidup memang membutuhkan motivasi, karena hidup adalah perjuangan maka kita harus mempunyai semangat juang yang tinggi.