Wednesday, October 25, 2017

Intip Perpustakaan Pribadi BJ Habibie

Intip Perpustakaan Pribadi BJ Habibie - Hobi Profesor BJ Habibie membaca buku memang patut dijadikan teladan, sebab ia mempunyai perpustakaan pribadi yang unik dan menarik. Seperti apakah? Berikut informasinya.

Intip Perpustakaan Pribadi BJ Habibie

Nyaman dan tenang. Inilah kesan yang didapat saat pertama kali masuk ke ruang perpustakaan pribadi mantan Presiden RI BJ Habibie.

Perpustakaan ini berlokasi di kediaman pribadi Habibie di Jl Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Posisinya sendiri berada di bagian paling belakang rumah yang nampak asri ini, seperti dilansir detik.

Rancangannya diatur sedemikian rupa agar terhindar dari aktivitas orang-orang yang berada di dalam rumah. Jika ingin masuk ke dalam ruangan ini, terlebih dahulu kita harus melewati sebuah koridor. Nantinya kita akan disapa oleh dua buah kolam ikan yang terletak di sisi kiri kanan jalan.

Saat masuk, kita akan langsung disuguhkan oleh sebuah meja berukuran besar, lengkap dengan kursi-kursinya. Di sekitar meja, terpampang miniatur pesawat terbang, termasuk pesawat CN 235, yang sempat menjadi kebanggaan negeri ini.

Menolehlah ke sebelah kiri, ratusan buku yang tersusun rapih pun langsung terlihat. Saking banyaknya buku-buku yang ada, Habibie sampai perlu membuat rak hingga dua lantai.

“Di dalam (rumah) masih banyak lagi buku-buku Bapak yang belum di bawa ke sini,” kata salah satu pegawai Habibie, Priyanto, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (23/9) lalu.

Perpustakaan ini sendiri telah menyiapkan tangga permanen bagi orang yang ingin naik ke lantai atas. Lampu penerangan yang cukup serta penyejuk udara menambah kenyaman bagi setiap orang yang membaca di dalam ruangan ini

Buku-buku yang ada juga bukan melulu soal teknologi penerbangan. Mulai dari ekonomi, politik hingga kebudayaan, semuanya ada di dalam ruangan ini.

Menurut Priyanto, ada rencana perpustakaan ini akan dibuka untuk umum. Masyarakat yang suka membaca, bisa menghabiskan waktunya di sini.

“Katanya sih juga buat mahasiswa-mahasiswa yang ingin menyelesaikan tugas akhir,” jelas Priyanto.

Tidak heran, jika tempat ini diberi julukan oleh Habibie sebagai pusat keunggulan informasi kebudayaan Indonesia.

Artikel Terkait

Hidup memang membutuhkan motivasi, karena hidup adalah perjuangan maka kita harus mempunyai semangat juang yang tinggi.