Saturday, September 30, 2017

Prestasi Seniman Muda Indonesia

Berjuang untuk meraih yang terbaik serta memiliki kegigihan dan semangat pantang menyerah, itulah spirit yang tergambar dalam diri 3 seniman muda Indonesia.

Prestasi Seniman Muda Indonesia

Karya-karya mereka mendapat pengakuan serta reputasi tingkat dunia. Penasaran? Simak ulasannya.

1. Roby Dwi Antoro


Roby Dwi Antoro

Karya-karyanya dipenuhi unsur drama dan melankolis. Pelukis muda dari Semarang ini mengakui kisah kehidupan keluarganya banyak menginspirasi kreasi lukisannya. Tak heran setiap goresan karya tergambar kisah kepahitan dan kegetiran hidup, namun tetap tergambar semangat optimisme tinggi.

Lukisan karya Roby ternyata mendapat apresiasi positif dari Galeri Stephanie Filipina sehingga menghantarkan lukisannya ke ajang pagelaran seni bergengsi Art FairTokyo di tahun 2016. Bakatnya juga menarik perhatian grup band Denmark, Sleep Party People, hingga menjadikan kreasi seni lukisannya tersemat di atas sampul album mereka.

Ke depannya, Roby Dwi Antoro berencana akan menggelar pameran tunggal. Namun sebelumnya, pemuda kelahiran 1990 itu harus mempersiapkan karya lukisannya di pameran seni Art of Philippines, dan Bazar Art Jakarta 2017.

2. Bayu Santoso


Bayu Santoso

Senang dan kaget, itulah yang dirasakan pemilik akun Instagram @bayogale itu saat akun Twitter-nya disambangi grup band mancanegara, Maroon Five. Grup band tersebut mengumumkan Bayu Santoso sebagai pemenang dari kontes desain cover album terbaru mereka “V” pada 2014 silam.

Awalnya, pemuda kelahiran 16 September itu hanya iseng-iseng saja mengikuti kontes internasional tersebut. Bayu mengambil wajah harimau sebagai unsur utama desainnya, lalu memasukkan kombinasi ornamen barat dan ornamen tradisional batik. Untuk penyempurnaannya ia kombinasikan kembali dengan warna putih, cokelat, dan abu-abu. Jadilah desain grafis karya pemuda berusia 20-an tahun itu memukau juri kontes.

Di tahun yang sama pula, ia memenangi kontes pembuatan poster yang diadakan musisi Billy Joel. Karyanya tersebut kemudian dipasang di laman situs fans milik mereka.

Mengutip dari wawancaranya dengan VOA Indonesia, Bayu Santoso berpesan agar pemuda Indonesia jangan sia-siakan kesempatan yang datang di depan mata. “Kalau ada kesempatan, jangan ditutup. Coba aja dulu. Nggak usah berpikir menang atau kalah. Yang penting kita sudah memberi yang terbaik. Karena kita juga tidak tahu hasilnya juga. Jadi coba saja – hajar semua yang ada di depan,” papar pemilik brand fashion Gale itu singkat.

3. Griselda Sastrawinata


Griselda Sastrawinata

Film animasi Moana yang rilis tahun lalu digawangi oleh 800 pekerja dari 25 negara, termasuk salah satunya Griselda Sastrawinata.

Setidaknya sudah 17 film animasi yang pernah ia ikut kerjakan saat bergabung dengan DreamWorks Animation, di antaranya: Shrek Forever, Puss in the Boots, dan My Shadows. Setelah bergabung di Art Departement milik Walt Disney Animation, kini ia mengerjakan beberapa proyek animasi seperti Frozen Holiday Special dan Wreck it Ralph 2.

Ikut bergabung bersama Walt Disney adalah impian wanita kelahiran Jakarta ini. Saat kecil ia sangat menggandrungi film Aladdin dan Little Mermaid. Melalui kedua film tersebut, Griselda mencintai animasi ciptaan studio Walt Disney.

Wanita yang lahir pada 1982 itu mengakui bahwa ia bekerja di Disney Animation tanpa perlakuan diskriminasi. Kemampuan dalam bekerja menjadi fokus utama studio animasi dunia tersebut tanpa melihat latar gender ataupun daerah asal. “The good thing about Disney is equal opportunity,” ungkap wanita lulusan Art Center College of Design, California, USA, saat wawancaranya dengan The Jakarta Post.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Iumari, salam kenal dan sehat selalu.