Friday, September 22, 2017

Pengertian Reklame Definisi, Jenis, dan Macam Izin Pemasangan

Pengertian Reklame adalah Reklame berasal dari bahasa Spanyol, kata RE yang artinya kembali atau berulang-ulang dan CLOMOS yang artinya berseru. Jadi reklame adalah seruan yang berulang-ulang atau kembali diserukan. Pengertian yang lebih luas soal reklame adalah suatu karya seni rupa yang bertujuan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan atau menawarkan produk (suatu berupa barang atau jasa) kepada konsumen dengan cara yang menarik, sehingga konsumen ingin memiliki, menggunakan atau membelinya.

Pengertian Reklame Definisi, Jenis, dan Macam Izin Pemasangan

Definisi Reklame Menurut Para Ahli


Menurut W.H van Baarle dan F.E Holannder, reklame adalah suatu kekuatan yang menarik yang ditujukan kepada kelompok tertentu untuk membelinya, hal ini dilaksanakan oleh produsen atau pedagang agar dengan demikian dapat dipengaruhi penjual barang-barang atau jasa dengan cara yang menguntungkan dirinya sendiri.

Sementara menurut Berhouwer menjelaskan bahwa reklame merupakan setia pernyataan yang secara sadar ditujukan kepada publik dalam bentuk apapun juga yang dilakukan oleh seorang peserta lalu lintas perdanganan, yang diarahkan kearah sasaran memperbesar penjualan barang-barang atau jasa yang dimasukkan, oleh pihak yang berkepentingan dalam perniagaan.

Perkembangan tekhnologi yang juga diikuti oleh perkembangan pada jenis dan visual yang ditampilkan oleh papan reklame, reklame bukan lagi hanya pengertian sederhana seperti spanduk dan sejenisnya. Namun perkembangan baik dalam ukuran maupun bentuk tampilan visualnya yang mengikuti perkembangan tekhnologi itu sendiri.

Di indonesia terdapat kecenderungan membedakan reklame dan iklan berdasarkan kategori penempatannaya, sehingga reklame digunakan untuk menyebutkan media periklanan luar ruang, sedangkan iklan untuk menyebutkan media periklanan dalam ruang.

Namun jika ditinjau dari etimologinya, reklame dan iklan mempunyai makna yang setara. Iklan dari kata i’lan (bahasa arab) berarti pengumuman, dan reklame berarti seruan yang berulang-ulang, maka kedua istilah tersebut terkait dengan media periklanan ini mengandung makna yang setara yaitu untuk kegiatan penyampaian informasi kepada masyarakat atau khalayak sasaran pesan.

Macam-macam Reklame


jenis atau macam-macam reklame merupakan wujudan dari reklame itu sendiri. Jenis- jenis reklame dapat dikelompokkan menurut tujuan pengadaannya, sifatnya, tempat pemasangannya dan medianya, dan berikut kelompok macam-macam reklame

a. Menurut tujuan pengadaannya yaitu:

Reklame non-komersial

Reklame nonkomersial adalah reklame yang dibuat untuk kepentingan social, yaitu mengajak, menghimbau, menyampaikan informasi kepada masyarakat agar bersedia mengikuti pesan yang disampaikan. Reklame ini biasanya datang dari pemerintah pusat maupun daerah.

Reklame komersial

Reklame komersial adalah reklame yang dibuat untuk kepentingan bisnis. Tujuannya adalah agar mendapat keuntungan sebesar-besarnya, biasanya datang dari perusahaan atau bahan usaha milik Negara maupun swasta.

b. Menurut sifatnya yaitu

Reklame peringatan

Reklame peringatan adalah jenis reklame yang digunakan untukmengingatkan kepada masyarakat. Hal ini berkaitan dengan kewajiban dari lembaga pemerintah.

Reklame permintaan atau ajakan

Reklame permintaan atau ajakan merupakan jenis reklame yang bernada meminta atau mengajak warga masyarakat agar bersedia menerima ajakan, reklame ini biasa datang dari pihak pemerintah, swadaya masyarakat, maupun swasta.

Reklame penerangan

Reklame penerangan adalah reklame jenisn yang informatif, itu berarti bersifat menyampaikan informasi kepada masyarakat. Biasanya sering digunakan oleh pemerintah untuk menyampaikan program-programnya.

c. Reklame menurut pemasangannya yaitu:

Reklame luar ruang

Reklame luar ruang merupakan reklame yang operasinya diluar rumah atau gedung. Bentuk reklame luar ruang biasanya lebih bebas dibandingkan reklame dalam ruang. Reklame jenis ini misalnya papan nama, papan reklame, spanduk, pamflet dan LED.

Reklame dalam ruang

Gambar reklame yang cocok dipasang didalam ruangan (indoor) adalah gambar reklame yang berukuran kecil atau sedang dengan bahan yang tidak perlu tahan oleh air dan matahari. Seperti reklame yang terdapat didalam rumah atau gedung seperti di toko-toko, supermarket, digedung bioskop, dan sebaliknya.

d. Menurut medianya yaitu:

Reklame audio

Media yang digunakan adalah suara atau kode bunyi-bunyian tertentu, baik dengan alat tertentu atau dengan vokal suara. Contohnya pada bentuk reklame tradisional. Tetapi reklame audio modern sekarang sudah banyak menggunakan yang melalui siaran radio.

Reklame visual

Media yang digunakan adalah objek yang dapat dilihat mata dan gambar, baik gambar diam maupun gambar yang bergerak (film).

Reklame audio visual

Menggunakan media gabungan dari audio dan visual. Contohnya pada bentuk reklame yang ditayangkan di televisi, slide atau vidio klip. Penyampaian reklame ini dianggap paling berhasil karena menarik dan lebih mudah dipahami.

Perkembangan tekhnologi sendiri juga diikuti oleh perkembangan pada jenis dan visual yag ditampilkan oleh papan reklame, reklame bukan lagi hanya dalam pengertian sederhana seperti spanduk dan sejenisnya. Namun berkembang baik dalam ukuran maupun bentuk tampilan visualnya yang mengikuti kemajuan tekhnologi itu sendiri.

Sebagai media iklan yang ditampilkan di area luar ruang (outdoor advertising) memiliki berbagai macam tipe, bentuk yang jumlahnya sangat banyak dan beraneka ragam. Seperti :

Billboard, baliho, megatron, videotron, neon box, pylon sign, spanduk, banner, dll. Dari istilah dan nama diatas sebenarnya memiliki fungsi yang sama sebagai alat propaganda promosi, hanya dari segi bentuk kontruksi, dan visualnya saja yang memiliki perbedaan.

Berikut jenis-jenis reklame yang kita kenal yaitu:

Billboard

Pengertian Billboard adalah bentuk promosi iklan luar ruang dan memiliki ukuran yang cukup besar. Dalam arti yang sebenarnya billboard adalah bentuk poster dengan ukuran besar dan diletaka tinggi ditempat tertentu yang ramai dilalui orang. Billboard termasuk model reklame luar ruang yang paling banyak digunakan.Perembangannya pun cukup pesat. Sekarang di zaman era digital ini, billboard pun menggunakan tekhnologi baru sehingga muncullah istilah yang disebut digital billboard. Kontruksi billboard bersifat permanen, sebagaimana pemasangannya berdiri sendiri, menempel bangunan dengan kontruksi tetap.

Baliho

Selain billboard di indonesia juga dikenal baliho, perbedaannya terletak pada permanen atau tidaknya tempat billboard itu sendiri. Jika tempatnya merupakan konstruksi sementara atau semi permanen maka billboard tersebut disebut baliho. Baliho bahannya bisa berupa kayu, logam, kain, fiberglas dan sebagainya. Isinya merupakan informasi jangka pendek mengenai acara (event) tertentu atau kegiatan yang bersifat insidentil.

Spanduk

Spanduk adalah jenis reklame visual yang terbuat dari kain yang memanjang, dipasang melintang diatas jalan atau diantara dua tiang.

Poster

Poster merupakan reklame berupa gambar dan tulisan pada selebaran kertas dan ditempel di tempat-tempat umum.

Plakat

Plakat memiliki bentuk yang hampir sama dengan poster, hanya ukurannya yang lebih kecil dan biasanya ditempel di tembok atau di pohon-pohon di tepi jalan.

Mobile

Mobile merupakan reklame berbentuk media tiga dimensi yang dapat bergerak. Baik bergerak sendiri karena ditiup angin atau dengan mesin motor penggerak bertenaga listrik.

Neon box

Neon box adalah jenis reklame yang terbuat dari sinar lampu yang tersusun bewarna- warni.

Videotron

Videotron adalah full colours LED Display yang mampu menampilkan teks, gambar atau video dan berbagai animasi dengan semua index warna.

Megatron

Dan jika sebuah billboard mengikuti perkembangan era digital sudah menampilkan elektronik berupa gambar bergerak-gerak, maka billboard tersebut sudah termasuk media reklame modern yang disebut megatron.

Urgensi Reklame dalam Peningkatan Nilai Produk/Barang.


Dari banyak defenisi tentang reklame, salah satu defenisi reklame tersebut adalah kegiatan komunikasi yang dilakukan pembuat barang, atau pemasok jasa dengan masyarakat atau sekelompok orang tertentu yang bertujuan untuk menunjang upaya pemasaran sebuah produkya.

Strategi pemasaran melalui jasa reklame merupakan salah satu bentuk khusus komunikasi untuk memenuhi fungsi pemasaran. Untuk dapat menjalankan fungsi pemasaran melalui jasa reklame, maka apa yang harus dilakukan dalam kegiatan periklanan tentu saja harus lebih dari sekedar memberikan informasi kepada masyarakat. Dari jasa advertising sendiri harus mampu membuat sebuah reklame yang dapat membujuk khalayak ramai tertarik terhadap produk/barang ataupun jasa yang ditawarkan dalam reklame tersebut sesuai dengan strategi perusahaan untuk mencetak penjulan dan keuntungan. Reklame tersebut juga harus mampu mengarahkan konsumen membeli produk yang telah dirancang sedemikian rupa, sehingga diyakini dapat memenuhi kebutuhan atau keinginan pembeli. Frank Jefkins, Periklanan edisi ketiga, Jakarta: Gelora Aksara Pratama, 1994, Hlm.15

Dalam peningkatan nilai suatu produk barang atau jasa perlu diperhatikan beberapa hal penting yang dilakukan jasa periklanan atau reklame yaitu:

  • volume atau penekanan dan penentuan saat pemasarannya sangat ditentukan oleh situsi atau karakter kegunaan produk yang akan dipasarkan. Sebagai contoh, jika fungsi suatu produk tersebut sama dengan produk lain yang sudah ada,namun tidak memiliki kelebihan lainnya,maka dalam kegiatan pemasaran melalui jasa reklame tersebut harus diintensifkan lagi bagaimana agar masyarakat bisa melihat produk tersebut menarik dan dapat meningkatkan nilai dari produk tersebut.
  • riset pemasaran yang dilakukan oleh jasa periklanan juga sangat penting, seperti motif, refrensi, serta sikap konsumen yang tentunya akan sangat mempengaruhi kegiatan periklanan yang akan meuncurkan, termasuk pemilihan media yang akan memuatnya.
  • Nama atau merek produk merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pemasaran. Karena orang-orang di biro iklan terlatih untuk menebak selera konsumen berdasarkan merek produk, maka biasanya merka juga terlibat dalam perumusan nama merek produk tersebut.
  • Segmen pasar yang dipilih juga sangat menentukan corak pemasaran melalui jasa reklame yang akan diluncurkan serta media yang harus dipilih.
  • Penentuan harga memainkan peranan penting bagi tinggi atau rendahnya daya tarik produk atau jasa tersebut. Dari harga yang dibuat maka dapat diketahui apakah suatu produk memang cukup bernilai, termasuk barang mewah atau tidak, serta dapat ditawar atau tidak. Penentuan harga ini merupakan suatu hal yang perlu dicermati, karena harga merupakan aspek penjualan yang paling kompetitif. Hampir semua orang memperhatikan harga dalam membeli suatu barang. Sehingga dari pihak jasa periklanan akan mengemas semenarik mungkin produk yang akan dipasarkan tersebut, sehingga masyarakat dapat melihat produk yang diiklankan tersebut perlu dibeli atau tidak.

Biasa nya yang sering terjadi dimasyarakat ialah, walaupun produk tersebut mempunyai harga jual yang cukup tinggi, namun dari pihak periklanan dapat mengemas dengan memasarkan produk tersebut dengan sangat menarik, sehingga masyarakat biasanya akan tetap membeli produk tersebut, selain memang karena kebutuhannya. Jadi disini dapat dilihat peranan reklame dalam memasarkan suatu produk barang atau jasa sangat berpengaruh dalam peningkatan nilai dari produk atau jasa tersebut.

Izin Pemasangan Reklame dan Akibat Hukumnya.


Izin pemasangan reklame adalah izin yang diberikan kepada badan atau orang/perorangan untuk menyelenggarakan atau memasang reklame dalam jangka waktu tertentu. Biasanya izin pemasangan sebuah reklame berbeda-beda tiap daerah, karena tiap daerah memiliki peraturannya masing-masing, Yang dipakai Qanun Kota Banda Aceh Nomor 8 Tahun 2011. namun pada dasarnya peraturan tersebut proses izinnya hampir sama di tiap daerah. Instansi pemroses dilakukan oleh dinas pendapatan daerah, instansi pemberi pertimbangan dikerjakan oleh dinas kebersihan, dinas perhubungan.

Misalnya izin pemasangan reklame di kota Banda Aceh, adapun izin penyelenggaraan reklame antara lain :

  • Penyelenggaraan reklame harus mendapatkan izin dari walikota;
  • Izin reklame dapat diberikan dalam bentuk izin tetap dan izin terbatas;
  • Izin reklame tidak boleh dipindahtangankan kecuali dengan izin tertulis dari walikota;
  • Masa izin dapat diperpanjang dan untuk itu harus diajukan permohonan kembali selambat-lambatnya 40hari sebelum berakhirnya masa berlaku reklame tersebut;
  • Pemerintah kota dapat mengalihkan lokasi penyelenggaraan reklame diatas sarana/prasarana/tempat lain yang dikuasai pemerintah kota kepada pihak lain apabila tidak diajukan permohonan kembali yang dimaksud diatas;
  • Penyelenggara reklame harus menyusun naskah reklame dalam bahasa indonesia yang baik;
  • Penyelenggara reklame harus memenuhi persyaratan keindahan dan tidak boleh bertentangan dengan norma agama, kesopanan, ketertiban, keamanan, kesusilaan, dan sesuai dengan kondisi kota.

Adapun yang menjadi syarat administrasinya yaitu:

  • Surat permohonan yang diajukan kepada KPPTSP yang ditandatangani pemohon dengan matrai secukupnya;
  • Denah lokasi;
  • Masa berlaku,dan
  • Bentuk, gambar dan teks reklame.

Jangka waktu pengurusan izin, izin reklame dikeluarkan paling lambat 1-7 hari sejak permohonan dengan persyaratan diterima KPPTSP (Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu), dan berlaku disesuaikan dengan kebutuhan.

Reklame khusus (papan nama merek toko/tempat usaha/kantor):

30% dari tabel diatas

• Reklame melekat (stiker):

Rp. 1,-/cm2
Rp. 100.000,-/penyelenggara

• Reklame selebaran:

Rp. 25,-/lembar
Rp. 250.000,-/penyelenggara

• Reklame berjalan:

Rp. 10.000,-/hari
Rp. 50.000,-/minimal

• Reklame kendaraan:

Rp. 500,-/m2/hari

• Reklame peragaan:

Diluar ruangan: Rp. 3.000,-/hari, Rp. 100.000,-/minimal
Didalam ruangan: Rp. 50.000,-/peragaan

• Reklame rokok:

Tabel diatas + 10%

Proses izin diatas diatur dalam:

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004:
Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2001 tentang Retribusi Daerah;
Peraturan Daerah Kotamadya Banda Aceh Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pajak Reklame

Artikel Terkait

Hidup memang membutuhkan motivasi, karena hidup adalah perjuangan maka kita harus mempunyai semangat juang yang tinggi.