Tuesday, September 26, 2017

Gedung Tertinggi di Dunia

Bangunan adalah struktur buatan manusia yang terdiri atas dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat. Bangunan juga biasa disebut dengan rumah dan gedung, yaitu segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya.

Gedung Tertinggi di Dunia

Dimana beberapa tahun sebelumnya banyak negara-negara berlomba-lomba untuk membangun gedung pencakar langit tertinggi di dunia, seperti di negara Saudi Arabia dengan gedung Burj Khalifa dengan ketinggian 828 meter. Serta ada juga gedung tertinggi yang baru dibangun dan diperkirakan akan rampung ditahun 2015 seperti Sanghai Tower Cina dengan ketinggian 623 meter.

Gedung Tertinggi di Dunia

Pada artikel kali ini Iumari telah merangkum beberapa gedung pencakar langit baik yang telah selesai maupun baru dibangun yang terdapat di beberapa negara. Berikut 7 Gedung Pencakar Langit di Dunia :

1. Burj Khalifa, Dubai


Burj Khalifa

Khalifa Burj adalah gedung yang berbentuk mata pena dengan ketinggian 828 meter atau 2.716 kaki dengan lokasi di Dubai, Uni Emirat Arab. Gedung ini jauh lebih tinggi dari pemegang rekor sebelumnya Taipei 101. Gedung dengan ketinggian lebih dari 800 meter dan memiliki lebih dari 160 lantai ini telah memecahkan sejumlah rekor mulai dari gedung tertinggi di dunia, jumlah lantai paling banyak, lift terjauh dan tercepat (64 km/jam), dan menara pandang tertinggi.

Perbandingan tinggi Gedung Burj ini menyediakan 900 apartemen dari lantai 19 sampai 108. Apartemen ini terdiri mulai dari yang mungil bertipe studio, sampai apartemen satu, dua, tiga dan 4 lantai. Para penghuni apartemen akan dimanjakan dengan tempat fitness, kolam renang, jacuzzi, dan ruang rekreasi yang semuanya mewah. Masih ada lagi supermarket, ruangan untuk para penikmat tembakau, perpustakaan dan tentu saja vallet parking untuk 3.000 kendaraan.

2. Shanghai Tower, Cina


Shanghai Tower

Shanghai Tower yang didaulat sebagai bangunan tertinggi kedua di dunia akhirnya memasuki fase final konstruksi. Shanghai Tower yang berbentuk spiral tersebut kini ditargetkan dapat rampung pada 2015. Gedung setinggi 2.073 kaki tersebut juga akan menjadi bangunan tertinggi di China.

Sejak pembangunan dimulai pada November 2008, Shanghai Tower dilaporkan telah menelan biaya sebesar US$ 4,2 miliar. Gedung pencakar langit tersebut terdiri dari 121 lantai dan menjulang tinggi di antara bangunan lain di negara dengan populasi terbesar di dunia terebut. Gedung ini terdiri dari ruang perkantoran, 320 kamar hotel Four Season, serta hunian masyarakat. Bernaung di Shanghai Tower, Four Season juga akan menjadi hotel tertinggi di dunia.

3. Abraj Al-Bait, Makkah


Abraj Al-Bait

Abraj Al-Bait merupakan bangunan terjangkung di dalam kompleks King Abdul Aziz Endowment Project yang terdiri atas tujuh menara. Abraj Al-Bait Towers juga dikenali sebagai “Makkah Clock Royal Tower” (Menara Jam Diraja Mekah) adalah sebuah kompleks utama di Kota Suci Makkah, Arab Saudi.

The Makkah Clock Tower sendiri memiliki ketinggian 601 meter dan berisi 76 lantai dengan jumlah 858 suite. Abraj Al-Bait yang berada di Kota Mekkah Al Mukarramah adalah menara jam terbesar di dunia. Mekkah Clock Tower adalah monumen arsitektur yang unik dirancang dengan bantuan keahlian teknik terkemuka dan dibangun oleh pengrajin terpilih paling mumpuni. Karena ketinggian dan besarnya ukuran raksasa menara jam itu mudah terlihat dari mana saja di Mekkah al Mukarramah, serta dari jalan yang menuju ke Kota Suci dari segala arah.

Mekkah Clock Tower terdiri dari empat wajah dilengkapi dengan perangkat yang memancarkan sinar laser di berbagai kesempatan, seperti hari raya Idul Fitri dan Idul Adha serta bulan suci Ramadhan , di samping sinyal cahaya pada saat panggilan untuk shalat. Jam ini dilengkapi dengan sistem yang perlindungan yang komprehensif untuk melindunginya dari debu, angin dan hujan.

4. One World Trade Center, Amerika Serikat


One World Trade Center

Berlokasi di Wall Street, Manhattan , gedung tersebut dibangun oleh Port Authority of New York dan New Jersey dengan luas 16 are. Biaya pembangunan gedung ini sendiri mencapai USD3,9 miliar. Perencanaan dan konstruksi diiringi banyak debat antara developer, realtor dan asuransi. Sejumlah tenan telah mengisi gedung ini, antara lain Conde Nast.

Perusahaan yang memiliki 3.400 staf tersebut menyewa lantai 20 sampai lantai 44 di gedung tersebut. Selain itu perusahaan menjadi penghuni WTC, antara lain US Army Corps of Engineers, US Custom dan Border Protection dan China Center. Walau begitu, masih banyak lantai yang kosong. Pemilik gedung memasang tarif sewa sekira USD69-USD75 per meter persegi.

Gedung pencakar langit ini memiliki tinggi 1.776 meter, mewakili tahun kemerdekaan. Amerika Serikat (AS). Termasuk puncak menara yang tingginya 408 kaki di atas menara tersebut. Otomatis, gedung ini lebih tinggi ketimbang Twin Tower, yang tingginya mencapai 1.727 meter dengan antena di atasnya, atau 1.362 meter tanpa antena. One World Trade Center memiliki luas 3,5 juta meter persegi. Termasuk areal perkantoran, parkir dan observatorium yang dijadwalkan akan dibuka pada musim semi berikutnya.

5. Guangzhou CTF Financial Centre, Cina


Guangzhou CTF Financial Centre

Guangzhou CTF Financial Centre adalah gedung yang sedang dibangun di Kota Guangzhou, China. Gedung ini nantinya akan menjadi salah satu yang tertinggi di dunia, dengan tinggi mencapai 530 meter. Namun, bukan itu yang jadi daya tarik Guangzhou CTF Financial Centre.

Gedung pencakar langit tersebut justru digadang-gadang sebagai pemilik lift tercepat di dunia. Lift di dalam Guangzhou CTF Financial Centre memiliki kecepatan 72 km/jam. Lift tersebut bisa meluncur sejauh 95 lantai atau sekitar 500 meter ke angkasa dalam waktu 45 detik. Pihak pembuat lift, Hitachi membeberkan teknologi yang digunakan untuk membuat lift tercepat di dunia itu. Liftnya dilengkapi teknologi khusus untuk mengatur tekanan udara di dalamnya. Jadi, orang-orang yang berada di dalam fit tidak akan merasakan sakit pada telinga karena perubahan ketinggian dengan kecepatan yang tinggi. Liftnya juga dilengkapi rem khusus yang bisa berhenti dengan cepat dan menahan panas sampai 300 derajat Celcius. Hal itu dibuat untuk mengantisipasi kecelakaan yang tidak diinginkan.

6. Taipei 101, Taiwan


Taipei 101

Taipei 101 adalah gedung pencakar langit setinggi 101 lantai di distrik Xinyi, Taipei, Taiwan. Nama resminya adalah Finansial Internasional Taipei. Menara ini menjadi gedung tertinggi kedua di dunia setelah Burj Khalifa, di Dubai, UEA. Dalam banyak aspek, gedung baru ini adalah salah satu pencakar langit yang paling modern yang pernah dibuat sampai sekarang.

Gedung ini memiliki keunggulan yaitu fiber optik dan hubungan internet satelit yang dapat mencapai 1GB per detik. Toshiba telah menyediakan dua lift tercepat di dunia yang dapat mencapai kecepatan maksimum 1010 meter/menit (63 km/jam) dan mampu membawa pengunjung dari lantai dasar ke lantai pengamat di lantai 89 dalam waktu 39 detik.

Sebuah pendulum seberat 800 ton dipasang di lantai 88, menstabilkan menara ini terhadap goyangan yang timbul dari gempa bumi, angin topan maupun gaya geser dari angin. Luas total 450.000 m2, dengan 214.000 m2 untuk fasilitas perkantoran, 77.500 m2 untuk kebutuhan komersial sedangkan 73.000 m2 lainnya untuk area parkir.

7. International Commerce Centre, Hong Kong


International Commerce Centre

International Commerce Centre (ICC Tower) adalah gedung pencakar langit di Kowloon Barat, Hong Kong. ICC adalah bagian dari proyek Union Square yang dibangun di atas Stasuin Kowloon.

Pembangunan ini dimiliki dan dikembangkan bersama oleh MTR Corporation Limited dan Sun Hung Kai Properties. ICC terdiri dari kantor, hotel, observasi, kantor, garasi parkir, dan ritel. Tinggi total gedung pencakar langit ini adalah 484 m (1,588 ft) dan merupakan gedung pencakar langit tertinggi keempat di dunia menurut tinggi, gedung tertinggi kedua di dunia menurut lantai, serta bangunan tertinggi di Hong Kong. Dikenal dalam pembangunan sebagai Union Square Phase 7, nama saat ini secara resmi diumumkan pada tahun 2005.

International Commerce Centre dibangun pada tahap mulai dari tahun 2007 sampai 2010. Menara ini dibuka pada tahun 2011, dengan pembukaan Ritz-Carlton di akhir Maret dan observatorium di awal April.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Namina, salam kenal dan sehat selalu.