Friday, September 1, 2017

Cara Menenangkan Hati dan Pikiran dalam Islam

Ketenangan hati dan pikiran menjadi dambaan setiap orang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Namun pada kenyataannya untuk mendapatkan ketenangan hati dan pikiran sangatlah susah karena setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya masalah, baik itu masalah dalam pekerjaan, rumah tangga, dan masalah pada kesehatan. Masalah ini yang dapat menimbulkan kekacauan pada hati dan pikiran sehingga bukan tidak mungkin jika kita tidak tahu cara meredamnya akan menimbulkan masalah-masalah lainnya. Lalu adakah kiat khusus yang bisa menenangkan hati dan pikiran saat ditimpa masalah?

Cara Menenangkan Hati dan Pikiran dalam Islam

1. Sabar


Ketika anda mendapat cobaan dan masalah yang tiada henti, hal pertama yang harus dilakukan adalah sabar. Hal ini juga yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW ketika mendapat berbagai cobaan dan masalah yang tiada henti. Kesabaran akan membuat seseorang menjadi lebih tenang dalam menghadapi berbagai masalah berat yang mendatanginya. Dengan kesabaran, pikiran dan hati yang kacau akan menjadi stabil sehingga dapat menemukan solusi yang baik dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Dalam al-qur'an (QS Al-baqarah 153) Allah SWT berfirman "Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar". Pada dasarnya, Allah SWT memberikan ujian dan cobaan tujuaannya untuk menguji keimanan kita. Jika kita berhasil melewati masalah tersebut maka level keimanan kita akan meningkat. Allah SWT pun memberikan ujian sesuai dengan kemampuan hamba-Nya.

2. Sholat


Sholat merupakan ibadah yang paling utama bagi setiap umat muslim, setiap kalimat yang terkandung dalam bacaan sholat semata-mata untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. Sholat juga bisa menjadi sarana untuk menangkal berbagai penyakit hati yang ada dalam diri kita. Sudah menjadi barang tentu ketenangan hati dan pikiran akan kita dapatkan dengan melakukan ibadah sholat baik itu yang wajib 5 waktu setiap hari ataupun sholat sunat seperti sholat hajat, tahajud dan solat istikharah.

3. Mengadukan Masalah Kepada Allah SWT


Mencari seseorang untuk mengadu dan mencurahkan isi hatinya menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh setiap orang yang sedang mengalami masalah. Namun, terkadang mereka justru mendapat masalah baru ketika orang yang dijadikan sebagai tempat peraduannya merupakan orang yang salah dan tidak dapat dipercaya. Maka dari itu, untuk menghidari hal tersebut sebaiknya anda adukan semua masalah dan cobaan yang dihadapi kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. Karena Allah SWT telah mengingatkan hamba-Nya di dalam ayat yang dibaca setiap muslim minimal 17 kali dalam sehari:“Hanya kepada-Mulah kami menyembah, dan hanya kepada-Mulah kami meminta pertolongan” (QS. Al Fatihah 5).

4. Selalu Mengingat Allah SWT


Orang yang selalu ingat kepada sang pencipta dalam melakukan segala kegiatan di dunia tentu akan mendapatkan ketenangan hati dan pikiran ketika diuji dengan berbagai masalah. Karena hal tersebut sudah menjadi janji Allah SWT, bagi siapa saja yang mengingat-Nya, maka didalam hatinya pastilah terisi dengan ketentraman-ketentraman yang tidak bisa didapatkan melainkan hanya mengingat-Nya.

5. Berpikir Positif


Jika dalam diri anda banyak bersemayam pikiran-pikiran negatif, segeralah buang dari sekarang karena pikiran negatif hanya akan menjauhkan anda dari rasa tenang dan tentram. Ketenangan hati dan pikiran hanya akan didapatkan dengan pikiran positif karena dengan ini anda akan percaya jika setiap masalah yang dihadapi pasti ada jalan keluarnya dan hal tersebut sudah menjadi ketentuan Allah SWT seperti yang terkandung dalam Surat (Al-Insyirah ayat 5-6) "Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”

6. Membaca Surat Yassin


Allah SWT telah menurunkan Al-qur'an sebagai pedoman hidup bagi setiap umatnya. Setiap kandungan surat dan ayat didalamnya memiliki makna dan kandungan yang berbeda. Jika anda ingin tenang hati dan pikiran maka bacalah surat yassin setiap kali selesai sholat wajib dengan khusyuk sebab didalamnya terkandung makna dan aura yang dapat menenangkan hati dan pikiran.

7. Perbanyak Istighfar serta Berdzikir Kepada Allah SWT


Berdzikir merupakan salah satu metode untuk mendekatkan diri kepada Allah agar kita selalu mengingatnya dengan mengagungkan kalimat-kalimat Allah.

8. Biasakan Diri Dalam Keadaan Suci dari Najis (Wudlu)


Berwudlu merupakan salah satu metode dalam islam untuk mensucikan diri dari najis. Biasanya kegiatan berwudlu ini dilakukan apabila kita akan mendirikan sholat atau ketika akan membaca Al-qur'an. Namun, tak ada salahnya untuk kita membiasakan berwudlu sebelum melakukan kegiatan lain seperti bekerja, sekolah, atau sebelum tidur. Dengan membiasakan berwudlu sebelum melakukan sesuatu, hati kita akan menjadi tenang dan dimudahkan dalam menghadapi sesuatu.

9. Perbanyak Melakukan Sholat Sunnah


Sebagai makhluk Allah SWT, kita diwajibkan untuk melaksanakan kewajiban yang sudah ditentukan dalam rukun islam. Selain ibadah wajib, ternyata Allah SWT juga telah memerintahkan kita untuk melaksanakan ibadah sunnah sebagai tambahan pahala bagi kita. Selain pahala yang akan kita dapatkan dari ibadah sunnah, ada beberapa khasiat tertentu yang terdapat didalamnya termasuk untuk memberikan ketenangan dalam hati dan pikiran. Salah satu ibadah sunnah yang dapat memberikan ketenangan adalah sholat sunnah seperti Solat Tahajud, Solat Dhuha, Solat Taubat, Solat Hajat, dan sebagainya.

10. Menjaga Silaturahmi Dengan Keluarga, Kerabat, dan Tetangga


Sebagai makhluk sosial, kita selalu membutuhkan orang lain dalam melakukan kegiatan sehari-hari seperti keluarga, kerabat, dan tetangga. Maka dari itu, sudah menjadi sebuah keharusan bagi kita untuk menjaga hubungan dengan sesama karena suatu saat kita pasti butuh mereka dan sebaliknya mereka juga pasti butuh kita. Tak jarang masalah-masalah yang muncul di kehidupan kita berawal dari kurang baiknya hubungan kita dengan mereka. Maka dari itu, menjaga silaturahmi dengan sesama menjadi sangat penting untuk mendapatkan ketenangan hati dan pikiran karena jika silaturahmi dengan sesama terjaga baik, kecil kemungkinan kita akan mendapatkan masalah.

Artikel Terkait

Hidup memang membutuhkan motivasi, karena hidup adalah perjuangan maka kita harus mempunyai semangat juang yang tinggi.