Tuesday, June 6, 2017

Cara Luluran yang Baik dan Benar

Cara Luluran yang Baik dan Benar - Pada umumnya ketika disebut luluran, yang terbayang adalah rumah perawatan kecantikan. Luluran di tempat khusus seperti di salon biasanya dilakukan oleh perempuan yang berasal dari kalangan menengah ke atas.

Cara Luluran yang Baik dan Benar

Untuk mendapatkan kulit yang bersih dan cantik, mereka tidak segan-segan mengeluarkan uang ratusan hingga jutaan untuk luluran saja. Luluran di salon kecantikan memang pilihan yang sempurna bagi mereka yang berkantong tebal karena akan dilayani oleh mereka yang berpengalaman.

Tidak punya alokasi uang untuk luluran di salon, juga bukan berarti seorang perempuan membiarkan kulit mereka kotor. Anda tetap bisa membersihkan dan mempecantik kulit dengan luluran di rumah sendiri. Nah, berikut ini tips Cara Luluran yang Baik dan Benar buat Anda.

Persiapan sebelum luluran

Cara Luluran yang Baik dan Benar

Waktu luang dan tidak terburu-buru


Sebaiknya tentukan jadwal lulur dengan tepat. Kalau bisa melakukan luluran dengan tenang dan santai sehingga selain membersihkan kulit juga sebagai relaksasi bagi tubuh. Carilah waktu luang karena luluran terburu-buru tidak akan maksimal hasilnya.

Beberapa jam sebelum acara


Bagi Anda yang luluran karena akan mengikuti acara tertentu, usahakanlah luluran minimal 3 jam sebelum pergi ke tempat acara. Jangan sampai acara Anda jadi terganggu dan terlambat karena keasyikan luluran.

Sediakan kain dan perangkat luluran


Luluran tidak selalu harus di kamar mandi. Bila Anda cuma sendiri di rumah cobalah luluran di ruangan tempat bersantai dimana Anda bisa menikmati suasana yang lebih nyaman. Sediakan kain dengan berdiameter lebar sebagai alas agar scrub luluran tidak menyebar kemana-mana.


Siapkan musik pengiring


Untuk melengkapi suasana luluran yang menyenangkan, tidak ada salahnya memutar musik yang Anda suka. Mendengarkan musik instrumental sepertinya jauh lebih baik karena akan memberikan inspirasi dan menyentuh jiwa.

Memilih dan memakai lulur


Cara Luluran yang Baik dan Benar

Bedakan antara lulur basah dan lulur kering


Secara umum, lulur itu dibedakan menjadi dua yaitu lulur basah dan lulur kering. Pada berbagai produk tidak dituliskan apakah termasuk lulur basah atau kering. Konsumen yang dituntut untuk menilai karena memang ada luluran yang terlalu berair. Lulur yang kadar airnya sedikit, lebih maksimal hasilnya.

Aroma terapi yang menyegarkan dan menentramkan


Dipasaran banyak tersedia lulur dengan berbagai aroma dan bahan seperti alpukat, bengkoang, susu, coklat, mentimun dan sebagainya. Pilihlah aroma yang paling Anda sukai sehingga luluran terasa lebih enjoy dan tidak membuat lelah. Disamping itu, pilihlah lulur yang kira-kira sesuai dengan kulit. Seperti memilih lotion, beberapa lulur juga mungkin kurang cocok dengan kulit berjenis tertentu.

Gunakan lulur yang berkualitas


Tidak semua produk lulur yang ada dipasaran itu baik untuk kulit. Selektiflah dalam memilih lulur. Jangan sampai terjebak menggunakan produk tiruan. Selain itu, hati-hatilah dengan penggunaan lulur yang mengandung pemutih. Ada beberapa zat kimia yang dilarang penggunaanya sebagai pemutih karena berbahaya. Jangan lupa juga menggunakan sesuai petunjuk. Dianjurkan memakai lulur dari bahan alami yang diracik sendiri agar efek sampingnya lebih minim.

Untuk bagian yang sulit dijangkau


Luluran di salon, Anda tidak perlu repot dan tinggal beres menerima hasil. Luluran di rumah, Anda harus lebih aktif. Untuk bagian yang sulit dijangkau seperti punggung, tidak ada salahnya minta tolong dengan teman dan saudara. Ajaklah mereka juga berluluran sehingga bisa saling membantu.

Waktu dan cara memijat yang efektif

Waktu yang baik untuk luluran adalah sebelum mandi, ketika kulit dalam keadaan kering. Luluran saat mandi atau ketika kulit basah hasilnya kurang maksimal. Terakhir, perhatikanlah cara memijat atau menggunakan lulur. Jangan menggosok terlalu kuat yang bisa menyebabkan kulit mengelupas.

Demikianlah, tips Cara Luluran yang Baik dan Benar yang bisa langsung Anda praktekkan. Semoga Anda terbantu.

Artikel Terkait

Hidup memang membutuhkan motivasi, karena hidup adalah perjuangan maka kita harus mempunyai semangat juang yang tinggi.