Monday, May 1, 2017

Sosok Iwan Bopeng yang Sedang Tren

Sosok Iwan Bopeng yang Sedang Tren - Hasil penelusuran membuktikan, Dari ratusan media mainstream hanya ada dua media yang memberitakan tentang Iwan Bopeng.

Sosok Iwan Bopeng yang Sedang Tren

Namun sebelum dua media tersebut meliputnya, Video Iwan Bopeng telah menjadi viral dan menajadi trend, bahkan kata kunci 'Iwan Bopeng' menjadi kata yang paling dicari di Google pada minggu-minggu ini.

Sosok Iwan Bopeng yang Sedang Tren

Seperti kita ketahui sebelumnya, Iwan Bopeng yang bernama asli Fredy Tuhenay pada hari pencoblosan di pilkada DKI Jakarta telah menistakan agama dengan mengatakan Allah fleksibel, Babi yang haram bisa menjadi halal.

Bukan hanya menistakan agama, Iwan Bopeng juga berani melecehkan kehormatan institusi TNI dengan mengancam memotong leher TNI ketika panitia di salah satu TPS melarang salah satu temannya untuk mencoblos.

Panitia TPS tersebut melarang bukan tanpa alasan, Karena peraturan dalam mencoblos salah satu paslon adalah dengan menyerahkan bukti asli tanda pemilih dari KPU ke panitia, Bukan hanya memperlihatkan yang fotokopian.

Hingga saat ini, netizen yang kesal dengan ucapan dan arogansi Iwan Bopeng masih membully dan mencari tahu dimana tempat persembunyian Iwan Bopeng.

Diduga, Iwan Bopeng bersembunyi di salah satu posko pendukung calon di kawasan Jakarta Timur.

Para TNI yang tersinggung dengan ucapan Iwan Bopeng pun masih mencari-cari keberadaan Iwan Bopeng tersebut.

Bahkan, mereka juga mengupload video ke laman Youtube untuk membalas ucapan Iwan Bopeng yang dinilai mangandung isu SARA tersebut.

Terkait kasus Iwan Bopeng ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan akan menyelidiki perkara ini.

“Nanti akan kami selidiki ya, apakah kasus Iwan Bopeng itu unsur pidana atau tidak, yang penting nanti anggota akan melakukan itu, akan melakukan penyelidikan,” kata Argo saat dikonfirmasi, Sabtu 18 Februari 2017.

Sementara itu, Sekertaris Jenderal Pemuda Panca Marga (PPM), Saharuddin Arsyad, menyesalkan sikap arogansi dan ucapan salah satu tim sukses Ahok tersebut. Menurutnya, sikap arogansi Iwan Bopeng itu tidak beda dengan yang didukungnya.

"Mulut pendukung dan yang didukung sama sombongnya. Seorang timses bicara agama, dan bicara potong tentara segala, itu sangat tidak pantas," kata Saharuddin Arsyad, Sabtu, 18 Februari 2017.

Menurutnya, arogansi Iwan Bopeng itu telah merusak suasana pemilihan kepala daerah yang seharusnya berjalan dengan adil, lancar dan aman. Bahkan, kata Saharuddin, pernyataan Iwan Kadal itu dapat memancing perseteruan yang berujung pada memecah persatuan dan kesatuan. Sebab, pernyataan Iwan Bopeng yang berani memotong tentara dapat memancing emosi keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berdampak sangat fatal.

"Maka kami atas nama organisasi putra-putri veteran TNI meminta agar aparat penegak hukum memproses Iwan Bopeng. Karena ini sudah perbuatan yang tidak baik dalam kancah pilkada yang dapat menjadi pemecah persatuan dan kesatuan bangsa dan saya berharap timses mempertanggung jawabkan ulah anak buahnya itu atau kami Pemuda Panca Marga yang akan kasih dia pelajaran," katanya.

Peristiwa ini bermula ketika salah satu pendukung Ahok yang berniat mencoblos di salah satu TPS tak mau menyerahkan kartu tanda pemilih pilkada kepada panitia.

Pihak panitia di TPS tersebut pun melarang pendukung Ahok untuk mencoblos karena peraturannya memang pencoblos harus menyerahkan kartu tanda pemilih.

Namun tiba-tiba datang teman pendukung Ahok yang lain, Dengan nada keras dan arogan dia mengancam bakal memenggal leher tentara yang ada di TPS tersebut.

Bukan hanya mengancam seorang tentara yang sedang mengamankan TPS, namun dia juga menistakan agama dengan berkata bahwa Allah saja fleksibel, Babi yang haram bisa menjadi halal. Apalagi kalau hanya masalah menyerahkan kartu tanda pemilih kepada panitia pilkada.

Berikut adalah videonya


Salah satu anggota PM TNI yang melihat video tersebut langsung geram, Ia menantang Pendukung Ahok yang diketahui bernama Iwan untuk beradu kesaktian dengannya.

Hingga saat ini keberadaan Iwan belum diketahui secara pasti, Diduga ia bersembunyi karena banyak anggota TNI yang geram dengan ucapannya.


Fredy Tuhenay alias Iwan Bopeng, Tim sukses Ahok yang sedang dicari oleh TNI seluruh Indonesia gara-gara mengancam salah satu tentara yang berada di TPS akhirnya mulai gentar dan ketakutan.

Baru-baru ini Iwan Bopeng membuat video berisi permintaan maaf dan menyesal karena telah mengancam anggota TNI, Diduga Iwan Bopeng saat ini sedang bersembunyi di posko salah satu partai pendukung Ahok di Jakarta Timur.

Diketahui, Iwan Bopeng ngamuk-ngamuk dengan membabi buta di salah satu TPS di Jakarta, saat berlangsungnya Pilkada DKI Jakarta kemarin tanggal 15 Februari 2017.

Dalam video yang diunggah di Youtube tersebut, si iwan ini marah gara gara rekan atau temannya yang saat itu tidak diperkenankan mencoblos karena dianggap tidak memenuhi persyaratan administratif oleh panitia TPS.

Iwan berdalih bahwa Allah saja fleksibel, babi yang haram saja bisa halal. Masa panitia pilkada tidak bisa fleksibel?

Setelah itu Iwan Bopeng sesumbar dan mengancam bakal memotong leher tentara yang mengamankan TPS tersebut. Berikut adalah videonya.

Video ucapan Iwan yang melecehkan korps TNI dan menistakan ajaran agama tersebut tentu mengundang geram banyak pihak, Terutama dari kalangan TNI. Para tentara yang kesal dengan ulah Iwan Bopeng akhirnya menantangnya untuk beradu kesaktian secara jantan.

"Selamat siang, hei iwan!"

"Terserah deh lu nama lu iwan kek, kadal kek, kuntilanak kek, genderuwo kek, gua gak peduli sama nama lu!"

"YANG GUA TAU LU BOPENG"

"Lu anak mana lu? Ngaku ngaku anak Matraman, Palmeriam, lu gak kenal ama gua?!"

"Gila lu lu nantang nantang tentara, mau dipotong segala"

"Lu punya ilmu apaan emangnya?"

"Hah lu jangan ngomong masalah tentara!"

"Lu tentara di Indonesia jutaan, lu hadepin gua aja dulu"

"Nih buktinya iwan kadal bopeng!" (menunjukan sebilah golok/pedang)

"Nih lu liat nih pedang pedang!" (sambil memperlihatkan pedang dan sebuah mentimun)

Kemudian orang yang diduga anggota TNI tersebut memotong motong mentium yg ia pegangnya dengan pedangnya. Tak cuma itu orang di video tersebut juga mengiris ngiris leher, pipi dan lengannya dengan pedang.

"Nih lu baru nih hadepin gua nih"

"Nih baru bukti nih iwan nih"

"Nih mana lu ngomong doang?!"

"Tar gua samperin tongkrongan lu ye di Palmeriam ye"

"Elu belom selesai ama gua lo iwan kadal buncit!"


Melihat banyaknya tantangan dari berbagai pihak tersebut, Iwan Bopeng akhirnya ketakutan, Melalui video ia memohon maaf dari berbagai pihak, Khususnya TNI, Berikut adalah Video Iwan Bopeng Minta Maaf.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Iumari, salam kenal dan sehat selalu.