Friday, May 5, 2017

Mengenal Sejarah Aplikasi Path

Mengenal Sejarah Aplikasi Path – Path merupakan aplikasi mobile untuk berbagi kisah kehidupan personal seseorang, dengan kelompok eksklusif. Desain grafisnya sangat apik, didukung dengan animasi bergaya pixar, ikon Emoji yang lucu, atau mengirim peta saat anggota ingin memberi tahu lokasi mereka. Fitur-fitur ini mampu mewakili emosi asli,sarkasme, atau perasaan para pengguna, hal yang sulit dilakukan melalui gadget.

Mengenal Sejarah Aplikasi Path

Sejarah Pendirian Path


Path didirikan oleh Dave Morin yang merupakan mantan pekerja di Facebook yang mengundurkan diri pada Januari 2010. Pengunduran dirinya disebabkan sebuah laporan analis Mary Meeker yang memprediksikan bahwa perangkat mobile akan segera menggantikan peran komputer desktop pada tahun 2013. Saat menganggur Dave bertemu dengan temannya, Shawn Fanning pendiri Napster dan Dustin Mierau pendiri Macster. Tiga pemuda ini membahas tren dan masa depan perusahaan-perusahaan teknologi. Pada November 2010 tiga pria ini meluncurkan sebuah media sosial yang ber-platform mobile dengan pembatasan jumlah anggota pertemanan pada setiap anggotanya. Aplikasi ini diberi nama Path.

Path pertama kali diluncurkan di iOS, dan kemudian berkembang ke Android dengan jumlah pengguna mencapai 10.000. Dave kemudian mengembangkan aplikasi tersebut hingga muncul versi Path 2.0 dan mampu menaikkan jumlah anggota menjadi 300.000. Karena Path mulai menarik simpati dan perhatian publik, Path mendapat bantuan dana dari perusahaan venture Kleiner Perkins Caufield & Byers dan Index Venture, bersama dengan Digital Garage dari Jepang. Path semakin menarik perhatian publik, pada 2013 Path yang memiliki 25 karyawan membutuhkan penambahan dana sekitar 50 juta dolar. Namun demikian masalah bermitra sudah tidak bisa diragukan lagi, Path mampu menggandeng pengembang aplikasi lain seperti WordPress, Apps Viddy, Picstiitch, Strava, Otaku, dll.

Mendatangkan Keuntungan


Dengan bertambahnya pengguna Path, Dave berpikir bagaimana bisa menghasilkan uang? Path cukup ekslusif karena menghindari iklan, cara yang dilakukan Path adalah dengan menjual pernak-pernik virtual, seperti stiker emotikon, dan filter foto. Jika pembeli dikenakan biaya 0,48 dolar maka Path dapat menghasilkan 9,6 juta dolar setiap tahunnya. Dave berencana menggulirkan layanan anggota premium berlangganan seperti konten, fitur, dan storage spesial bagi anggota premium.

Mereka menjual filter foto dan stiker emotikon dengan harga 99 sen saja. Ada pula paket anggota dapat membeli dalam jumlah banyak sekaligus dengan harga 1,99 dolar per paket. Dengan konsep anggota premium Path sukses meraih keuntungan 41,2 juta dolar, dan semakin yakin tidak perlu bermain bisnis iklan demi menjaga kualitas layanan dan kepuasan anggota.

Remaja Beralih ke Path


Para remaja beralih ke Path karena sejumlah alasan seperti menghindari pengawasan orang tua, keluarga, bahkan guru yang sudah bergabung dengan Facebook. Selain itu mereka ingin bebas berekspresi dan beropini di kerumunan ramai diantara orang tua, kakak, adik, atau guru. Demografi Path adalah orang-orang yang sudah jenuh dengan Facebook. Mereka butuh jaringan alternatif yang lebih sederhana, membuat mereka bisa menjadi diri sendiri tanpa harus memikirkan citra diri.

Pemakai aktif Path rata-rata mengklik Path 19 kali sehari dan menghabiskan waktu sekitar 20 menit sehari. Laju pertumbuhan Path 60% berasal dari undangan teman, 30% merupakan pengguna asli yang mendaftar di Path secara sukarela, 5% dari iklan, dan 5% dari sumber lainnya.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Iumari, salam kenal dan sehat selalu.