Thursday, May 11, 2017

Makanan dan Minuman yang Dihindari Saat Perjalanan

Selain tentang destinasi yang hendak dituju, sisi menarik wisata adalah tentang perjalanan itu sendiri. Selama perjalanan kita bisa melihat pemandangan alam yang permai, berkenalan dengan orang baru, ataupun mengalami hal menarik yang belum pernah dialami sebelumnya.

Makanan dan Minuman yang Dihindari Saat Perjalanan

Hanya saja semua itu bisa buyar jika selama perjalanan kita malah sibuk bolak-balik kamar mandi atau memegangi kantong muntah. Mabuk perjalanan menyerang.

Mabuk perjalanan terjadi ketika antara otak dengan bagian tubuh lain seperti mata, kulit, persendian, otot, dan organ pengatur keseimbangan di telinga tidak kompak. Misalnya kulit dan organ pengatur keseimbangan merasakan bahwa tubuh sedang mengalami guncangan, tapi karena berada dalam kendaraan mata beranggapan keadaan normal-normal saja. Ketidak kompakan seperti itu yang menyebabkan kita jadi merasa pusing, mual, dan akhirnya muntah.

Mabuk perjalanan sering juga disebut mabuk kendaraan karena kondisi ini bisa timbul apapun moda transportasinya. Entah itu mobil pribadi, bus, pesawat terbang, ataupun kapal laut. Cara paling ampuh untuk tidak terserang mabuk perjalanan karena itu mungkin adalah dengan menempuh perjalanan dengan kaki, alias jalan kaki.

Tapi daripada harus bersusah payah melakukan perjalanan panjang dengan berjalan kaki, lebih efektif kalau kamu tetap naik kendaraan. Supaya tidak terserang mabuk perjalanan, kamu bisa menepikan makanan-minuman ini sebelum dan selama melakukan perjalanan.

1. Makanan Tinggi Lemak/Karbohidrat


Sebelum menempuh perjalanan, sangat disarankan untuk terlebih dulu mengisi perut. Isilah dengan makanan yang ringan seperti roti atau biskuit. Hindari makan makanan yang terlalu tinggi kadar lemak atau karbohidratnya karena dapat menyebabkan perutmu kepenuhan. Selain menyebabkan rasa begah, rasa kekenyangan seperti itu juga rentan mendorong makanan keluar lagi ketika mengalami guncangan di perjalanan.

2. Makanan Berminyak


Makanan lain yang sebisa mungkin kamu hindari sebelum atau selama melakukan perjalanan adalah yang berminyak seperti gorengan, cireng, ataupun kentang goreng restoran cepat saji. Meskipun enak, tapi mengonsumsi makanan tersebut dalam jumlah yang terlalu banyak dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut dan tenggorokan. Rasa tidak nyaman tersebut ditambah lagi dengan guncangan-guncangan di atas kendaraan akan berpotensi besar menyebabkan mabuk perjalanan.

3. Kopi


Demi memperkecil risiko mabuk saat di perjalanan, asupan minuman juga harus kamu jaga. Kurangi konsumsi minuman yang tinggi kafein seperti kopi atau minuman berenergi. Minuman yang tinggi kafein seperti itu memaksa tubuh terus terjaga meski sudah kelelahan. Akibatnya tubuh jadi kepayahan dan dapat menimbulkan rasa pening.

4. Alkohol


Pernah melihat atau merasakan efek terlalu banyak minum alkohol? Beberapa jam setelahnya tubuh akan terasa pengar, pusing, pening, dan bisa jadi muntah-muntah. Jadi jika mabuk saat tidak berada dalam perjalanan saja sudah menimbulkan rasa tidak nyaman apalagi ditambah jika dalam perjalanan. Efeknya bisa dua kali lipat.

5. Rokok


Orang yang sedang menempuh perjalanan juga sebaiknya menghindarkan diri dari asap rokok. Di dalam asap rokok kan terkandung berbagai macam bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Sebut saja karbon monoksida, benzena, nikotin, dan zat kimia lainnya. Selain membahayakan kesehatan, asap rokok juga baunya tidak enak sehingga sering membuat kepala orang yang menghirupnya terasa pusing.

Hmm, kalau perokok pasif rentan terpapar asap rokok yang menyebabkan mabuk perjalanan, apakah sebaiknya jadi perokok aktif saja? Sebaiknya jangan juga deh.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Iumari, salam kenal dan sehat selalu.