Sunday, May 21, 2017

Cara Penulisan dan Contoh Catatan Kaki

Cara Penulisan dan Contoh Catatan Kaki - Sudahkah Anda mengetahui apa itu catatan kaki dan bagaimana contohnya? Sebagian besar masyarakat mungkin belum mengetahuinya, namun sebagian dari Anda mungkin sudah paham.

Cara Penulisan dan Contoh Catatan Kaki

Jika belum mengetahui apa itu Catatan Kaki, berikut adalah ulasan tentang pengertian, cara penulisan berserta contoh catatan kaki yang baik dan benar dalam sebuah karya ilmiah. Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya untuk Anda semuanya:

Pengertian catatan kaki adalah daftar keterangan yang ditulis pada bagian bawah tiap lembar akhir BAB sebuah karangan tulis ilmiah. Catatan kaki ini bermanfaat atau berfungsi sebagai keterangan, serta menjelaskan tentang sumber kutipan pada suatu karangan ilmiah. Jadi sangat penting untuk diperhatikan.

Cara Penulisan Catatan Kaki


Cara Penulisan dan Contoh Catatan Kaki

Nah, untuk cara penulisan catatan kaki tidak boleh sembarangan, sebab sudah ada cara penulisan catatan kaki yang baik dan benar. Bagaimana cara penulisan catatan kaki yang sebenarnya?

  • Catatan kaki dipisahkan dengan sebuah garis yang panjangnya 14 karakter dari margin kiri dengan jarak 14 spasi dari teks.
  • Diketik berspasi satu.
  • Diberi nomor (Nomor catatan kaki diketik dengan jarak 6 karakter dari margin kiri)
  • Catatan kaki yang mempunyai lebih dari satu baris maka baris kedua dan berikutnya dimulai seperti margin text biasa.
  • Jika catatan kaki mempunyai lebih dari satu baris maka jarak satu dengan jarak catatan kaki yang lainnya adalah sama dengan jarak spasi teks.
  • Untuk jarak akhir catatan kaki adalah 3 cm dari pinggir kearah bawah.
  • Keterangan yang panjang tidak boleh dilangkaukan kehalaman berikutnya. Lebih bagus memotong tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
  • Jika ada keterangan yang sama menjadi berurutan, cukup tulis dengan ibid daripada mengulang-ulang catatan kaki.
  • Jika ada keterangan yang sama namun tidak berurutan, kasih keterangan op. , lih [x] [x]yang merupakan nomor keterangan sebelumnya.
  • Jika keterangan opcit tetapi isinya keterangan tentang artikel, bisa mengunakan loc.cit.

Contoh Catatan Kaki


Dan untuk keterangan mengenai refrensi buku atau artikel tertentu, cara penulisannya mirip dengan daftar pustaka., namun nama pengarang tidak dibalik.

1 Muhammad Farid Akbar, Membaca dengan Cepat, Taman Isan Zuki, 20-21 Januari 1980.
2 Kompas, 12 Maret 1981.
3 Ratna Wilis Dahar, Teori-Teori Belajar (Jakarta: Depdikbud, 1988), hal. 18.
4 Nurhadi, Membaca Cepat dan Efektif (Bandung: Sinar Baru, 1986), hal. 25
5 Ibid., hal. 15
6 Ratna Wilis Dahar, op.cit., hal. 17

Nah itulah Cara Penulisan dan Contoh Catatan Kaki, semoga dengan adanya artikel ini cukup bisa membantu Anda semua. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Iumari, salam kenal dan sehat selalu.