Monday, May 1, 2017

Cara Mengatasi Pencemaran Udara

Cara Mengatasi Pencemaran Udara - Bagaimana cara mengatasi pencemaran udara? Pertanyaan tersebut sering kali terdengar di zaman sekarang ini. Hal tersebut dikarenakan saat ini bumi kita telah mengalami pemanasan global yang diakibatkan oleh lapisan ozon yang menipis karena dampak dari pencemaran udara.

Cara Mengatasi Pencemaran Udara

Pencemaran udara juga sangat berdampak negatif bagi kesehatan dan kelangsungan hidup manusia. Banyaknya penyakit yang ditimbulkan akibat dari pencemaran udara, misalnya asma dan bronkitis. Apabila tidak segera ditangani, maka hal tersebut dapat meneybabkan kematian bagi penderitanya.

Oleh karena itu, anda perlu mengatasi pencemaran udara agar anda dan keluarga anda terbebas dari penyakit-penyakit berbahaya yang ditimbulkan dari pencemaran udara. Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi pencemaran udara.

Cara Mengatasi Pencemaran udara


Cara Mengatasi Pencemaran Udara

1. Mengembangkan Teknologi yang Ramah Lingkungan

Anda dapat mencegah pencemaran udara melalui pengembangan tekhnologi yang ramah. Anda dapat mengembangakan tekhnologi sumber energi alternatif , seperti sumber energi dari air atau energi matahari.

Belakangan ini sudah banyak orang yang mengembangkan tekhnologi dengan sumber energi yang ramah lingkungan, seperti turbin angin dan pemanas air matahari yang dapat menghasilkan listrik dan energi alternatif lainnya untuk berbagai keperluan rumah tangga.

2. Menghemat Energi

Cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi pencemaran udara adalah dengan menghemat energi yang berada di sekitar anda. hal tersebut dapat anda lakukan dengan cara mematikan barang-barang elektronik, seperti kipas angin, AC, televisi jika sudah selesai digunakan. Pastikan colokan dari barang elektronik anda dilepas setelah dimatikan atau tidak digunakan lagi.

3. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Menjaga kebersihan lingkungan juga merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran udara. Kebiasaan membakar sampah merupakan hal yang dapat menyebabkan pencemaran udara. Sebaiknya anda mendaur ulang sampah-sampah plastik rumah tangga anda menjadi sebuah kerajinan tangan yang menarik, seperti tas, baju, atau payung.

Selain mengatasi pencemaran udara, hal tersebut juga dapat menambah pemasukan keuangan anda dan mengembangan daya kreatifitas anda.

4. Tidak Menebang Pohon dan Membakar Hutan

Kebiasaan menebang pohon dan melakukan pembakaran hutan sebagai metode dari ladang berpindah dapat mengakibatkan pencemaran udara dan dapat menyebabkan longsor. Sebaiknya melakukan penanaman dengan menggunakan pupuk kompos dari sampah. Hal tersebut dapat meminimalisasi jumlah sampah yang menumpuk dan menyebabkan pencemaran udara.

5. Melakukan Penanaman dan Perawatan Pohon

Cara yang paling mudah untuk mengatasi pencemaran udara adalah dengan rajin menanam pohon dan merawatnya dengan baik. hal tersebut dikarenakan pohon dapat mengahsilkan oksigen yang dapat mengurangi polusi.

Sekarang aksi penanaman pohon sudah banyak dilakukan oleh pemerintah dan pihak-pihak yang peduli terhadap lingkungan. Hal tersebut juga dapat anda lakukan di halaman rumah anda. Selain mengatasi pencemaran udara, hal tersebut juga dapat memperindah dan membuat sejuk tempat tinggal anda.

6. Menggunakan Kendaraan yang Ramah Lingkungan

Belakangan ini jumlah kendaraan bermotor semakin banyak sehingga pencemaran udara semakin karena polusi terbanyak dihasilkan dari asap kendaraan bermotor. Anda dapat mengatasi hal tersebut dengan menggunakana kendaraan yang ramah lingkungan, seperti menggunakan sepeda minimal satu minggu sekali untuk pegi kerja atau sekolah.

Bila memungkinkan anda juga dapat menggunakan angkutan umum untuk bepergian atau membatasi jumlah kendaraan bermotor milik anda. Dengan demikian dapat mencegah polusi udara dengan mengurangi penggunaan bahan bakar. Hal tersebut akan membantu dalam pemanfaatan berkelanjutan dari bahan bakar untuk generasi mendatang.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Namina, salam kenal dan sehat selalu.