Sunday, January 8, 2017

Ciri-ciri Gadis yang Tidak Perawan

Ciri-ciri Gadis yang Tidak Perawan - Soal ciri-ciri wanita perawan telah kami kabarkan menurut berbagai versi. Namun, ada versi riset dokter yang kira-kira menarik disimak. Seperti dilaporkan dr Dina Kusumawardhani dan dr Sophia B Hage, anggota redaksi medis Klikdokter, berikut ini.

Ciri-ciri Gadis yang Tidak Perawan

Robek?


Sulit bagi seorang untuk menentukan apakah pasangannya masih perawan atau tidak.

Untuk mengetahuinya diperlukan pemeriksaan fisik teliti oleh seorang dokter.

Namun perlu Anda ketahui bahwa terdapat dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:

1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan

2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali.

imen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar.

Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi.

Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen. Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.

Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan.

Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh. Himen perempuan seperti ini disebut himen elastis.

Jadi, mengenai ciri wanita yang tidak perawan, tidak ada perbedaan secara fisik.

Variasi selaput dara


Secara struktur, selaput dara (himen) perempuan seringkali dianggap sebagai selaput yang utuh tidak berlubang yang terletak di mulut vagina perempuan.
Padahal struktur selaput dara sebenarnya sangat variatif dan karena letaknya yang agak masuk ke dalam vagina, seringali tidak terlihat dari luar.
Oleh sebab itu, untuk melihat adanya selaput dara, bibir vagina atau di dunia medis disebut sebagai vulva harus dibuka dan juga dapat dilakukan pemeriksaan dalam.
Variasi bentuk selaput dara bermacam-macam, ada yang seperti bulan sabit atau selaput bundar yang berlubang atau seperti setengah lingkaran.
Pada beberapa kasus, struktur selaput dara dapat sangat tebal sehingga ketika hendak melakukan hubungan seksual, selaput dara tidak dapat robek dan menyebabkan nyeri.

Selaput dara yang sifatnya seperti ini dapat membutuhkan prosedur medis supaya dapat dirobek dengan baik.

Di lain pihak, karena adanya harapan yang ditetapkan pada seorang perempuan untuk memiliki selaput dara saat menikah, saat ini tersedia sebuah prosedur operasi yang bertujuan mengembalikan kondisi selaput dara hingga kembali intak

Tindakan untuk merestorasi selaput dara ini di dunia medis disebut dengan nama hymenoplasty.

Kembali Perawan dengan Hymenoplasty


Hymenoplasty melibatkan tindakan menimbulkan adanya selaput di liang vagina sehingga terlihat seperti selaput dara yang intak.

Apabila dilakukan dengan benar, penampakan selaput buatan ini tidak ada bedanya dengan selaput dara.

Operasi ini biasanya dilakukan oleh seorang dokter spesialis bedah plastik dan tidak jarang memerlukan biaya yang cukup besar.

Tentunya dalam kasus ini, berarti dapat terjadi kondisi dimana seorang perempuan sebenarnya sudah melakukan hubungan seksual tetapi karena adanya selaput buatan tersebut maka dapat dikatakan perawan menurut definisi yang dipakai oleh masyarakat terkait adanya selaput dara.

Artikel Terkait

Hidup memang membutuhkan motivasi, karena hidup adalah perjuangan maka kita harus mempunyai semangat juang yang tinggi.