Thursday, January 19, 2017

Alat Pernapasan Pada Manusia dan Penjelasannya

Alat Pernapasan Pada Manusia dan Penjelasannya - Sistem dan alat pernapasan pada manusia tentunya diajarkan ketika Anda menduduki bangku sekolah dulu terutama. Manusia perlu bernafas untuk bisa hidup, pasalnya, oksigen dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi yang nantinya akan digunakan sel-sel jaringan dalam menjalankan aktivitasnya.

Alat Pernapasan Pada Manusia dan Penjelasannya

Pernapasan merupakan proses masuknya oksigen dan keluarnya pengeluaran sisa oksidasi di dalam tubuh. Sisa oksidasi tersebut berupa karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O). Proses ini terjadi melalui alat pernapasan. Berikut ini akan diulas terkait dengan alat pernafasan dan mekanismenya secara lebih detail.

Mekanisme Cara Kerja Alat Pernapasan Pada Manusia


Dalam sistem pernapasan, ada dua proses yang paling utama yaitu inspirasi dan ekspirasi. Inspirasi merupakan proses masuknya oksigen dari luar ke tubuh dengan melalui alat pernafasan. Sementara ekspirasi merupakan proses keluarnya reaksi oksidasi dari masuknya oksigen tadi keluar tubuh dengan melalui alat pernafasan.

Jika dilihat dari letaknya, proses pernapasan dibedakan menjadi dua yakni pernapasan eksternal yakni pertukaran gas antara oksigen dengan Karbondioksida dari luar ke tubuh ke aliran darah dengan melalui alveolus. Yang kedua adalah respirasi internal yakni pertukaran gas Oksigen dan Karbondioksida yang prosesnya terjadi dalam sel tubuh. Masing-masing alat pernapasan pada manusia memiliki peranan yang sangat penting.

Saluran pernapasan atau yang juga dikenal dengan sebutan tractus respiratorius merupakan bagian dari tubuh manusia yang berguna sebagai tempat yang dilalui dalam proses pertukaran gas. Saluran ini berada pada mulut atau hidup yang kemudian berakhir di paru-paru. Sekedar informasi, urutan saluran pernafasan yaitu Rongga hidung kemudian Pharing, Laryng lalu lanjut ke Trachea, Bronkus, Bronchiolus selanjutnya Alveolus dan terakhir Paru-paru atau Pulmo.

Alat pernapasan manusia beserta fungsinya


Alat pernapasan manusia beserta fungsinya


Berikut ini adalah penjelasan terkait dengan alat pernapasan pada manusia sebagai saluran dan tempat pertukaran gas Oksigen dengan Karbondioksida.

Rongga hidung


Alat pernapasan pada manusia yang pertama adalah rongga hidung. Hidung merupakan tepat pertama kali oksigen masuk. Dalam rongga hidung, terdapat rambut hidung dan kelenjar mukus yang berguna untuk memfilter atau menyaring udara (O2) yang masuk ke dalam rongga hidung.

Dengan adanya kelenjar mukus, maka kotoran yang ada di udara akan ditangkap dan sehingga udara yang masuk ke dalam tenggorokan akan menjadi lebih bersih. Hidung memiliki peranan yang sangat penting dalam proses masuknya udara ke dalam paru-paru. Sebab kualitas udara yang masuk sangat tergantung dari kemampuan hidup untuk menyaringnya. Selain sebagai indra penciuman, hidung memiliki kemampuan untuk menghangatkan udara dari luar yang masuk. Pasalnya, hidung memiliki banyak sekali kapiler darah.

Rongga hidung

Faring atau pangkal tenggorokan


Alat pernapasan pada manusia selanjutnya adalah Faring. Faring adalah daerah persilangan antara saluran makanan yang disebut dengan nama esophagus dengan saluran pernapasan atau trakea. Dalam faring, terdapat tiga bagian daerah yang berbeda. Pertama adalah Nasofaring yaitu bagian faring yang berada di atas langit-langit dan membuka pada rongga hidung.

Kedua adalah Orofaring yaitu faring yang daerahnya membuka ke bagian rongga mulut dan yang terakhir adalah Laringofaring yaitu daerah faring yang posisinya membuka ke arah laring. Pada Faring bagian belakang terdapat laring atau tekak yang menjadi tempat pita suara. Udara yang masuk dengan melalui faring akan mengakibatkan pita suara atau laring ikut bergetar dan akhirnya terdengar seperti menghasilkan suara.

Laring


Laring adalah daerah pangkal tenggorokan. Salah satu alat pernapasan ini tersusun dari kepingan tulang rawan. Pada dasarnya, fungsi laring adalah sebagai penyalur udara dari ada di faring ke trakea. Laring memiliki jaringan penutup pada bagian atasnya dan dikenal dengan sebutan epiglottis. Jaringan ini memiliki fungsi sebagai pencegah agar makanan tidak masuk ke dalam saluran pernapasan.

Dinding laring terdiri dari tulang rawan yang cukup banyak yaitu 9 buah. Epiglottis yang ada di Laring ini secara otomatis akan menutup supaya makanan yang diarahkan ke kerongkongan tidak salah jalan ke saluran pernapasan. Maka dari itu, makan sembari berbicara sangatlah dilarang. Sebab dapat menyebabkan Epiglottis tidak bisa menutup secara sempurna. Tentu saja kondisi tersebut akan menyebabkan masalah pada saluran pernapasan (tersedak).

Tenggorokan atau Trakea


Tenggorokan atau Trakea

Masyarakat awam mengenal trakea dengan nama tenggorokan. Trakea atau tenggorokan adalah saluran pernapasan yang bentuknya menyerupai tabung. Dimana alat pernapasan pada manusia berperan sebagai penghubung antara laring dengan bronkus. Lapisan terluar trakea adalah jaringan ikat. Sementara lapisan tengahnya adalah cincin tulang rawan dan otot polos.

Trakea terdiri dari susunan 16 hingga 20 buah cincin tulang rawan berbentuk huruf C. Cincin tulang belakang ini tidak tersambung, namun menempel pada esofagus. Adanya susunan tersebut berfungsi agar trakea tetap terbuka. Fungsi trakea selain sebagai penyalur gas juga berguna untuk mencegah adanya pengempisan yang bisa mengganggu proses masuknya udara ke dalam paru-paru.

Sedangkan lapisan terdalam dari trakea terdiri dari jaringan bernama epiteli kolumnar bersilia . Fungsi dari jaringan ini adalah untuk membersihkan pernafasan dan mengeluarkan kotorannya melalui bersin atau batuk. Trakea berbentuk seperti pipa yang memiliki panjang kurang lebih 10 cm. Posisinya berada di sebagian leher dan sebagian rongga dada.

Cabang-cabang Tenggorokan atau Bronkus


Alat pernapasan pada manusia selanjutnya adalah bronkus. Bronkus adalah cabang tenggorokan atau trakea yang terbentuk dari lempengan tulang rawan yang dan berjumlah sepasang kemudian mengarah ke bagian paru-paru kanan dan juga kiri. Sekedar informasi, bronkus kanan dengan yang kiri memiliki lobus paru-paru yang berbeda. Jika bronkus kiri bercabang ke dua lobus, bronkus kanan justru memiliki tiga lobus.

Cabang-cabang Tenggorokan atau Bronkus


Tak berhenti sampai disitu, udara yang masuk ke dalam bronkus akan masuk ke beberapa bagian cabang lain yang dikenal dengan sebutan bronkiolus. Pada masing-masing bronkiolus, pada akhirnya oksigen akan bermuara ke alveoli. Antara trakea denganbronkus memiliki lapisan Mukosa yang berbeda-beda. Hanya saja, tulang rawan milik bronkus berbentuk tidak teratur. Cincin tulang rawan yang dimiliki bronkus lebih besar dan lebih sempurna melingkari lumen.

Alveolus


Alveolus

Alat pernapasan pada manusia berikutnya adalah Alveolus. Alveolus adalah sebuah struktur dengan ukuran yang mungil yang dibalut dengan pembuluh-pembuluh darah. Adanya Epitel pipih pada alveolus yang memang berfungsi untuk melapisi alveoli sangat memudahkan kinerja darah yang ada di dalam kapiler-kapiler darah untuk kemudian mengikat dan membawa oksigen dari udara ke dalam rongga alveolus.

Paru-paru


Alat pernapasan pada manusia selanjutnya adalah paru-paru. Seperti yang diketahui, paru-paru adalah alat pernapasan paling utama pada manusia. Letak paru-paru berada di dalam rongga dada. Paru-paru bagian kanan terdiri dari tiga gelambir yang disebut dengan nama ilmiah lobus yakni lobus atas, bawah dan tengah. Sementara pada paru-paru bagian kiri, terdapat dua lobus yang ada pada bagian atas dan bawah.

Sekian ulasan mengenai alat pernapasan pada manusia dan mekanismenya. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Iumari, salam kenal dan sehat selalu.