Saturday, August 13, 2016

Cara Menghadapi Pacar yang Cemburu Berlebihan

Cara Menghadapi Pacar yang Cemburu Berlebihan - Setiap insan yang mengaku diri manusia pasti punya rasa cemburu. Rasa cemburu datang karena ada rasa sayang. Jadi rasa cemburu dalam sebuah hubungan tidak selamanya adalah hal yang negatif. Di awal-awal hubungan pacaran, rasa cemburu itu adalah sesuatu yang cute. Pacar yang lagi ngambek saat cemburu itu sama menggemaskannya dengan bayi kucing. Tapi saat pacaran sudah menginjak 2 tahun lebih, pacar yang cemburu itu sudah lebih mirip bayi, ular sawah. Well, setidaknya kamu tau bahwa pacar kamu memang masih benar-benar sayang.

Cara Menghadapi Pacar yang Cemburu Berlebihan

Hanya saja, ketika salah satu pihak terlalu sering cemburu dalam sebuah hubungan, akan ada masa ketika kedunya sudah mulai muak dan perang lokal sudah tidak dapat dihindari lagi (wah lebay!). Kamu mulai berpikir pacar kamu suka cemburu berlebihan hanya sekedar untuk cari bahan pertengkaran. Bikin ini cemburu, keluar sama si itu cemburu, main ke rumah si ini cemburu, pokoknya semua serba salah.

Normalnya, semakin lama sebuah hubungan percintaan, semakin kurang pertengkaran yang terjadi karena rasa cemburu. Ini karena keduanya sudah saling kenal, percaya dan menghargai satu sama lain. Tapi kalau hubungan kamu sudah lama dan masih terus diisi dengan pertengkaran karena dasar cemburu yang tidak jelas, rasanya sudah waktunya kamu mencari tips yang khusus untuk solusi menghadapi pacar cemburuan.

Dalam artikel ini akan dibahas 4 tips yang bisa kamu gunakan untuk mengurangi frekuensi pertengkaran yang disebabkan oleh rasa cemburu yang tidak perlu. Baca, mengerti dan terapkan dalam hubungan kamu.

Introspeksi Diri


Sebenarnya pacar yang cemburu tidak selalu berada dalam posisi yang salah. Kadang-kadang kita melakukan hal-hal yang tanpa kita sadari bisa membuat si doi cemburu. Kita memang punya kecenderungan untuk tidak merasa sebagai pelaku. Tapi nanti saat kita juga berada dalam posisi sebagai “korban” rasa cemburu, baru kita sadar betapa salahnya perbuatan kita.

Tapi kenapa harus tunggu menjadi korban untuk bisa mengerti? Saat pacar kamu sedang cemburu yang menurut kamu berlebihan, coba introspeksi diri lebih dalam. Apakah memang kamu yang salah? Jika kamu berada di posisi si doi, apakah kamu juga akan cemburu?

Terkadang introspeksi diri dengan kepala dingin bisa membuka mata lebih lebar untuk solusi ketika pacar kamu lagi cemburu. Karena ketika kedua belah pihak sudah terlalu muak dengan pertengkaran, sudah sangat sulit bagi keduanya untuk bisa menyadari kesalahan atau bahkan untuk minta maaf. Jadi ciptakan sedikit jarak antara kamu dan si doi untuk bisa introspeksi diri. Karena hanya dengan introspeksi diri kalian bisa saling menyadari kesalahan masing-masing dan menyadari apa yang tidak sebaiknya kamu ulangi untuk menghindari pertengkaran yang sama.

Tahu Diri


Kamu juga tidak bisa selalu berharap doi sebagai pihak yang selalu mengerti. Saat kamu jalan dengan teman cewek atau berhubungan dengan mantan kamu, jangan paksa si doi untuk diam dengan hanya berlandaskan “rasa percaya”. Karena rasa percaya juga harus dibangun dan tidak harus selalu datang sepaket dengan kata “cinta”.

Dunia memang berbeda ketika kamu masih jomblo, dimana kebebasa bergaul adalah kebebasan hakiki milik kamu seorang. Ketika kamu jadian dengan si doi, itu sudah seperti menandatangani kontrak komitmen untuk setia sebagaimana layaknya seorang pacar. Maka, bertindaklah seperti manusia yang sudah punya pacar.

Ada batasan-batasan dalam pergaulan ketika kamu sudah punya pacar. Dalam hubungan yang dewasa, batasan ini biasanya sudah dibacarakan sebelumnya. Karena penting bagi pasangan untuk saling tau standar batasan masing-masing soal pergaulan. Nah, untuk menghindari pertengkaran karena pacar yang cemburu berlebihan, hindarkan diri kamu dari segala hal yang bisa membuat kamu melangkahi batasan-batasan ini.

Komunikasi


Komunikasi yang baik adalah tiang kokoh bahkan dalam sebuah pernikahan yang sudah lama dan menjemukan, apalagi bagi hubungan pacaran. Kalau komunikasi yang baik terjalin antara kamu dan si doi, cemburu yang berlebihan bisa diminimalisir karena adanya rasa percaya dan nyaman yang dibangun dari komunikasi.

Terkadang hal-hal yang lupa kamu komunikasikan malah dianggap sengaja kamu sembunyikan. Apalagi kalau hal-hal tersebut menyangkut mantan atau teman lawan jenis kamu. Kesalahpahaman seperti ini yang biasanya jadi pangkal rasa cemburu berlebihan yang berujung menjadi perang dunia. Jadi jangan pernah lupa untuk mengkomunikasikan hal-hal penting yang kamu rasa perlu ditau oleh si doi.

Menghargai


Standar rasa cemburu masing-masing orang memang berbeda. Ada hal-hal yang mungkin bagi kamu tidak perlu dicemburui, yang mungkin bagi pacar kamu adalah hal yang sangat pantas untuk dicemburui. Dalam hal ini kamu tidak bisa egois memaksakan si doi menggunakan batasan kamu karena dalam hal ini, cemburu sangat terkoneksi dengan perasaan dan emosi.

Pengertian adalah kuncinya. Kamu harus bisa mengerti standar rasa cemburu si doi, dan begitu pula sebaliknya. Jika tidak ada pihak yang bisa mengalah, coba cari jalan tengahnya agar tidak ada pihak yang mengekang atau terkekang. Ini penting karena tanpa penyamaan standar, akan selalu ada pihak yang cemburu berlebihan dan membawa hubungan ke dalam pertengkaran yang mungkin bisa berakhir tonjok-tonjokan atau bahkan tawuran (heh?).

Kesimpulan


Kalau dalam hubungan ada pihak yang cemburu, ini terjadi pasti karena ada pihak yang berhasil membuat cemburu. Rasa ini tidak pernah datang tanpa sebab. Solusinya bisa datang dengan introspeksi, tau diri, komunikasi dan saling menghargai. Jika setelah keempat poin dilakukan dan pertengkaran masih terus terjadi karena cemburu yang berlebihan, mungkin sudah saatnya opsi “putus” menjadi pilihan.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Namina, salam kenal dan sehat selalu.