Wednesday, July 13, 2016

Tips Sukses Wawancara Kerja

Tips Sukses Wawancara Kerja - Ketika memasuki sesi wawancara atau interview, ada beberapa hal yang harus anda ketahui dan dipersiapkan terlebih dahulu. Anda tidak bisa melakukan wawancara tanpa ada persiapan matang, jadi saran saya di awal, anda harus mengetahui dulu informasi seputar perusahaan tempat anda melamar kerja dan juga perusahaan pesaing (agar anda dapat dinilai berwawasan luas). Persiapkan mental anda dan jangan gugup saat melakukan wawancara. Berikut Tips Interview Kerja yang dapat Anda pelajari agar dapat sukses saat wawancara.

Tips Sukses Wawancara Kerja

Dalam wawancara, ada beberapa pertanyaan yang sering sekali dilontarkan dan dianggap sulit untuk dijawab, seperti :

1. Beritahukan kami tentang diri Anda?


Pertanyaan ini adalah pertanyaan dasar sebelum pewawancara membaca profil anda. Apa yang harus Anda lakukan? Pertama, jangan membuang-buang waktu dan langsung memberikan jawaban yang jelas dan tidak bertele-tele. Kedua, berikan jawaban seputar pendidikan Anda, sejarah atau pengalaman kerja, karir anda selama ini dan apa yang telah anda capai atau lakukan beberapa tahun terakhir.

2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?


Sebelumnya saya telah menyarankan anda untuk mencari tahu informasi tentang perusahaan tempat anda melamar kerja, jadi anda tentu dapat menjawab pertanyaan ini. Saya anjurkan agar Anda melakukan diskusi tentang produk atau layanan, pendapatan, reputasi, pandangan di masyarakat, target market, permasalahan yang dihadapi, gaya manajemen, orang-orang yang bekerja didalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan.

Berusahalah untuk memberikan jawaban yang dapat memberitahukan bahwa anda menyempatkan atau meluangkan waktu untuk mencari tahu informasi perusahaan tersebut. Akan tetapi, anda tidak boleh terlihat lebih paham atau menggurui, tunjukkanlah bahwa Anda ingin mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut.

Jangan memberikan jawaban seperti "Saya tahu perusahaan Anda mengalami problema, itu alasan saya disini", hindarilah jawaban negatif seperti itu atau semacamnya. Berilah jawaban yang menunjukkan minat anda untuk bekerja diperusahaan tersebut lewat keunggulannya.

3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami?


Maksud dari pertanyaan ini adalah apa kontribusi yang dapat anda berikan terhadap perusahaan, yang orang lain tidak dapat berikan. Jawablah menyebutkan beberapa prestasi dan jenjang karir yang telah anda capai lalu gabungkan dengan bagaimana anda mencapai hal tersebut. Tunjukkan kalau anda juga dapat melakukan hal tersebut pada perusahaan itu.

Sebutkan beberapa faktor (jangan terlalu banyak) yang menarik dari pekerjaan yang anda ambil dan berikan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.

4. Mengapa kami harus merekrut Anda?


Berikan jawaban seperti jawaban sebelumnya, tunjukkan bahwa anda dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dengan sedikit menunjukkan prestasi anda. Namun, bila anda baru pertama kali memulai bekerja, berilah jawaban yang memberitahukan bahwa anda memiliki ketertarikan yang tinggi diperusahaan tersebut dan ingin bekerja keras agar dapat diterima.

5. Apa posisi yang Anda inginkan?


Sebelumnya anda telah mengajukan lamaran pekerjaan, jadi jawablah sesuai apa yang tertera disitu (jawab dengan singkat dan padat). Namun, berilah jawaban yang menunjukkan bahwa anda mengetahui tugas dan kewajiban dari posisi yang anda inginkan. Pastikan anda mengerti tentang apa yang harus anda lakukan saat bekerja nanti.

6. Berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk membuktikan kontribusi berarti Anda kepada kami?


Berikan jawaban yang realistis, buat agar pewawancara mengetahui bahwa Anda membutuhkan waktu untuk membaur dan memulai segala kewajiban serta tantang dari hari pertama anda bekerja. Anda membutuhkan waktu 6 bulan untuk benar-benar mengerti tentang organisasi perusahaan tersebut dan kebutuhannya.

7. Berapa lama Anda bersama kami?


Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun anda tetap tertantang untuk mencapai target bersama.

8. Dari resume Anda, sepertinya anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat anda?


Ini adalah pertanyaan jebakan. Anda sebaiknya tetap rendah hati namun percaya diri saat menjawab pertanyaan ini. Saran saya, sebaiknya berikan jawaban bahwa anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.

9. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda sebelumnya?


Anda harus menjawab jujur pada pertanyaan ini. Akan tetapi, saya anjurkan untuk tidak menyebutkan masalah konflik pribadi. Kemungkinan besar pewawancara akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.

10. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?


Berilah jawaban yang sejujurnya, namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda bersedia menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan memberikan jawaban bahwa anda bekerja hanya untuk menjaga kestabilan keuangan.

11. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? dan apa yang tidak berkenan?


Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini, dan berikan jawaban positif. Deskripsikan atau paparkan banyak hal yang anda sukai daripada yang anda tidak sukai. Usahakan untuk tidak menyebutkan masalah pribadi. Jika anda membuat pekerjaan sebelumnya terlihat buruk, maka pewawancara akan bertanya-tanya mengapa anda bekerja disana. Hal ini akan sangat mengurangi profesionalisme Anda.

12. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?


Ini bisa menjadi pertanyaan jebakan, beritahukan kepada pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.

13. Berapa gaji yang Anda minta?


Ini pertanyaan yang menggiurkan sekaligus agak sulit untuk di jawab. Pastikan Anda menyebutkan jumlah nominal atau angka kisaran yang anda yakini sesuai dengan gaji dari pekerjaan yang diminta, atau anda dapat bertanya kepada pewawancara berapa kisaran gaji dari pekerjaan sejenis.

Bila pertanyaan ini di ajukan pada awal wawancara, sebaiknya anda mengelaknya dengan mengatakan bahwa Anda ingin mengetahui seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan kalau Anda menginginkan pekerjaan tersebut namun jangan menjual standar anda.

Itulah beberapa pertanyaan yang kemungkinan besar akan muncul saat melakukan Interview atau Wawancara. Sebaiknya persiapkan diri Anda dan jangan sekali-sekali terlihat lebih pintar dari pewawancara, ingatlah untuk selalu rendah diri dan saya doakan agar Anda diterima serta mendapatkan pekerjaan sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Amin.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Namina, salam kenal dan sehat selalu.