Saturday, July 2, 2016

Resep Cara Membuat Tape Ketan

Resep Cara Membuat Tape Ketan - Tape adalah sejenis penganan yang dihasilkan dari proses peragian (fermentasi). Tape bisa dibuat dari singkong (ubi kayu), ataupun beras ketan. Pembuatan tape memerlukan kecermatan dan kebersihan yang tinggi agar singkong atau ketan dapat menjadi lunak karena proses fermentasi yang baik.

Resep Cara Membuat Tape Ketan

Alat dan Bahan


1. Ragi tape
2. Beras ketan
3. Daun kayu manis secukupnya
4. Alat memasak

Cara Kerja


1. Beras ketan direndam selama 12 jam dengan air dingin.
2. Beras ketan dicuci kembali sampai benar-benar bersih.
3. Selanjutnya beras ketan yang telah direndam, dikukus sampai setengah matang, lalu diangkat.
4. Daun kayu manis diekstrak dengan menambahkan air, terus disaring.
5. Ke dalam beras ketan yang telah setengah matang ditambahkan cairan kayu manis sebagai pewarna hijau. Campuran tersebut diaduk di dalam waskom agar warnanya merata.
6. Campuran itu dikukus kembali sampai matang.
7. Setelah matang, nasi ketan diangkat lalu didinginkan, kemudian diberi ragi yang telah dihaluskan terlebih dahulu, diaduk sampai merata.
8. Campuran dibungkus daun pisang secara rapat
9. Disimpan selama 2 hari.
10. Tape siap untuk dikonsumsi.

Pertanyaan dan Jawaban


1. Sebutkan fungsi mikroorganisme pada proses pembuatan tape?

- Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera membantu mengubah pati menjadi glukosa.
- Saccharomyces cereviceae mengubah karbohidrat (fruktosa dan glukosa) menjadi alcohol dan CO2.

2. Mengapa nasi ketan harus dibungkus?

Karena fermentasi merupakan proses reaksi anaerob yang tidak membutuhkan oksigen bebas. Pembungkusan tape ketan yang diinokulasi oleh ragi bertujuan untuk menghindari kontak dengan oksigen bebas agar fermentasi berlangsung lebih maksimal.

3. Apakah tape ketan terasa manis?

Iya, tape ketan terasa manis. Hal itu disebabkan karena adanya Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera yang membantu mengubah pati menjadi glukosa.

Namun, ada juga tape yang terasa pengar ataupun asam, hal itu disebabkan mungkin karena pemberian ragi yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, atau kurang bersih dalam pencucian beras ketan. Ragi yang digunakan juga mempengaruhi rasa tape.

4. Jika kita mengkonsumsi tape agak banyak apakah perut terasa panas? Mengapa hal itu dapat terjadi?

Karena di dalam lambung, alcohol berekasi dengan asam lambung yang menyebabkan timbulnya kalor, sehingga perut terasa panas.

Kesimpulan


1. Mikroorganisme berperan dalam bioteknologi konvensional.
2. Tape ketan adalah salah satu produk dari bioteknologi konvensional yang menggunakan proses fermentasi dengan bantuan beberapa mikroba.
3. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan tape adalah Saccharomyces cereviceae, Mucor chlamidosporus, dan Endomycopsis fibuligera.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Namina, salam kenal dan sehat selalu.