Sunday, July 31, 2016

Cara Membuat Sertifikat Tanah

Cara Membuat Sertifikat Tanah - Anda ingin membuat sertifikat tanah? Namun, anda bingung cara membuat sertifikat tanah? Untuk menghindari sengketa terhadap tanah milik anda, sebaiknya anda segera mengurus atau membuat sertifikat tanah atas nama anda.

Cara Membuat Sertifikat Tanah

Hal tersebut dikarenakan sertifikat tanah dapat memberikan kepastian dan jaminan hukum bahwa anda adalah pemilik yang sah dari tanah tersebut. Namun, di Indonesia masih banyak masyarakat yang belum mengurus sertifikat tanah miliknya, dikarenakan minimnya pengetahuan masyarakan tentang cara membuat sertifikat tanah.

Oleh karena itu, sebaiknya anda perhatikan cara membuat sertifikat tanah di bawah ini. Ada dua tahap yang harus anda lakukan untuk membuat sertifikat tanah, yaitu pengurusan sertifikat tanah di kelurahan setempat dan di kantor pertanahan setempat. Berikut ini saya jelaskan secara rinci dua tahapan tersebut.

Cara Membuat Sertifikat Tanah


Pengurusan Sertifikat Tanah di Kelurahan Setempat

Tahap pertama untuk membuat sertifikat tanah adalah mengurusnya di kator kelurahan setempat. Ada beberapa poin penting yang harus anda lakukan pada tahap ini, yaitu :

1. Mengurus Surat Keterangan Tidak Bersengketa

Fungsi dari mengurus surat keterangan tidak bersengketa adalah guna mengetahui bahwa sebidang tanah yang dimohonkan tersebut bukan merupakan tanah sengketa dan anda sebagai pemohon merupakan pemilik yang sah atas kepemilikan sebidang tanah tersebut.

2. Mengurus Surat Keterangan Riwayat Tanah

Fungsi dari mengurus surat keterangan riwayat tanah adalah guna menerangkan secara tertulis riwayat kepemilikan tanah tersebut dari awal hingga kepemilikannya saat ini. Dalam surat keterangan riwayat tanah tersebut akan dipaparkan secara jelas proses peralihan tanah sebagian atau peralihan secara keseluruhan.

3. Mengurus Surat Keterangan Penguasaan Tanah Secara Sporadik

Fungsi dari mengurus surat keterangan penguasaan tanah secara sporadik adalah guna menerangkan ketetapan tanggal kepemilikan tanah tersebut. Dalam surat keterangan penguasaan tanah secara sporadik tercantum sejak kapan perolehan kepemilikan tanah tersebut.

Pengurusan Sertifikat Tanah di Kantor Pertanahan Setempat

Setelah semua surat-surat tersebut selesai dibuat di kantor kelurahan. Tahap selanjutnya yaitu anda membawa surat-surat tersebut ke kntor pertanahan setempat untuk mengajukan permohonan sertifikat tanah.

1. Mengajukan Permohonan Sertifikat Tanah

Untuk melakuakan pengajuan permohonan tanah, sebaiknya anda datang sendiri selaku pemilik tanah membawa membawa surat-surat dari kelurahan tersebut disertai dengan dokun-dokumen pribadi anda, sebagai berikut :

• Akta jual beli (jika tanah bukan tanah girik)
• Fotokopi KTP pemohon
• Fotokopi Kartu Keluarga (KK) pemohon
• Dokumen-dokumen pendukung lainnya.

Sesampainya anda di kantor pertanahan setempat, maka anda harus membeli formulir pedaftaran, kemudian petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen yang anda bawa. Setelah semua dokumen telap dianggap lengkap, maka anda akan menerima tanda terima dokumen. Selanjutnya anda dan petugas menentukan tanggal dan waktu pengukuran lokasi tanah tersebut.

2. Pengukuran Lokasi

Petugas yang datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan biasanya berjumlah 2 sampai 3 orang. Pada proses pengukuran lokasi tersebut anda selaku pemilik tanah memberi tahu kepad petugas batasa-batas tanah kepemilikan anda agar proses pengukuran berjalan lancar.

3. Pengesahan dan Penelitian Surat Pengukuran

Hasil dari pengukuran lokasi tanah tersebut akan dicetak dan dipetakan di BPN dan surat pengesahan akan ditandatangani oleh Kepala Seksi Pengukuran dan Pemetaan atau pihak yang berwenang lainnya.

Setelah surat pengukuran tanah disahkan, selanjutnya surat tersebut akan diteliti oleh Angota Panitia A di Sub Seksi Pemberian Hak Tanah. Anggota Panitia A terdiri atas petugas dari BPN dan Lurah setempat. Jika setelah diteliti tidak ada keberatan dari pihak manapun, maka SK hak tanah dan sertifikat tanah akan terbit

4. Pengambilan Sertifikat

Setelah dilakukan pengukuran, ada baiknya anda ke kantor BPN untuk menanyakan waktu jadinya sertifikat tanah anda karena proses pengesahan dan penelitian tersebut. Setelah diberi tahu oleh petugas, maka anda dapat kembali lagi hingga waktu yang ditentukan tersebut.

Biasanya proses tersebut berlangsung 6 bulan atau lebih jika terdapat kendala atau ada dokumen-dokumen yang belum lengkap. Setelah waktu yang ditentukan tiba, anda dapat mengambil sertifikat tanah anda pada loket pengambilan.

Untuk biaya pembuatan sertifikat tanah bergantung dengan luas dan strategisnya lokasi tanah anda. Jika tanah anda luas dan strategis maka biayanya akan semakin mahal. Sebaiknya dalam mengurus sertifikat tanah dilakukan oleh anda sendiri tanpa perwakilan orang lain atau menggunakan calo.

Dalam surat keterangan tidak berseketa terdapat tanda tangan dari pihak-pihak yang berwenang sebagai saksi, seperti tanda tangan ketua RT dan RW setempat. Hal tersebut akan memperkuat keabsahan surat tersebut, karena ketua RT dan RW diangkat langsung dari masyarakat setempat dan biasanya mengetahui riwayat atas kepemilikan sebidang tanah tersebut.

Artikel Terkait

Saat ini saya mengelola blog yang beralamat di Iumari, salam kenal dan sehat selalu.